Ojek bule. (Instagram)
Belum lama ini warganet ramai membicarakan sopir ojek online berkewarganegaraan asing (WNA) alias bule. Ia tertangkap kamera saat sedang berada di atas motor sambil mengenakan jaket driver ojek berwarna hijau bertuliskan Gojek.
Ia duduk di atas motor dengan satu tangan memegang ponsel sementara wajahnya fokus menatap layar smartphone.
Diketahui lelaki bule tersebut bernama Anton Lucanus. Menyadari ia menjadi viral di media sosial , Anton sepertinya sadar bahwa dirinya bakal jadi buruan media online yang hendak mewawancarainya.
Namun, ia memilih jual mahal. Ia meminta bayaran Rp 100 juta jika ada media massa yang ingin mewawancarainya.
Hal itu diungkapkannya di akun instagramnya @ojekbule. Ia mengatakan semua media yang mengirim email ke dirinya harus membayar uang Rp 100 juta.
Namun, bukan tanpa alasan ia mematok duit sebanyak itu sebagai bayaran. Pasalnya duit tersebut nantinya bukan untuk dirinya, melainkan untuk didonasikan ke yayasan pendidikan yang ada di seluruh Indonesia.
"Semua media sangat ingin mewawancaraiku. tapi saya hanya siap diwawancarai oleh media yang rela donasi Rp 100 jt ke yayasan pendidikan di Indonesia. Terima kasih atas dukungan semua," tulisnya.
Bahkan, ia yakin masyarakat pasti jatuh cinta dengan media yang mau menyumbang ke yayasan.
"Yuk kita sebagai masyarakat Ojek Bule pasti jatuh cinta dengan media yang rela menyumbang ke yayasan," tulisnya dalam caption.
Sikap positif Anton tentu saja didukung oleh para followersnya. Banyak warganet yang merasa salut dengan tindakan ojek bule tersebut.
"Tetaplah menebar kebaikan & selalu positif ya Om Bule.. God Bless.," seru @doebedoe.
"The best," tambah @rma6084.
"Anda mulia sekali bang @ojekbule , Demi negara ini anda rela melakukan apapun. Semoga tuhan selalu memberi anda kesehatan," timpal @vegakiswanto10.
"Terimakasih sudah sangat mencintai indonesia bang," sambung @nurwahyuni.92.
"Manteppp bang, lanjutkan lahh," tulis @ilhammaghrizal.
Komentar
Berita Terkait
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan
-
Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun
-
Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?
-
Komisi 8 Persen Ojol Jadi Sorotan DPR, Pengemudi Kini Terima 92 Persen Tarif
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi