Suara.com - Facebook kembali bikin ulah dengan kebijakan sensornya yang serampangan dan semena-mena. Kali ini giliran sebuah foto kartu Natal bertema lingkungan yang dinilai Facebook "terlalu seksi" dan tak layak ditampilkan di media sosial tersebut.
Jackie Charley, seniman yang menggambar kartu Natal itu, menggungah karyanya ke laman Facebook pribadinya pada akhir bulan lalu. Dalam kartu-kartu Natal itu terdapat gambar burung robin berdada merah, seekor tupai, dan seekor rusa dengan latar belakang salju.
"Menggelikan, Facebook memblokir kartu-kartu Natal karya saya yang akan saya pajang di toko saya karena (kartu-kartu Natal) itu mengumbar kemesuman dan seksualitas," tulis Charley.
"Tampaknya kami tak bisa menerima produk-produk Anda karena kami tak mengizinkan penjualan produk atau layanan dewasa (contohnya alat pemuas seksual atau video dewasa)," bunyi pernyataan Facebook seperti yang disalin Charley.
Foto yang diblokir Facebook adalah gambar burung robin berdada merah. Foto itu diblokir kala Charley ingin mengunggahnya untuk dijual di laman Facebooknya.
"Jelas tak ada unsur dalam foto-foto itu yang tidak pantas," kata artis berusia 52 tahun yang tinggal di Skotlandia itu kepada The Guardian.
Facebook baru mengizinkan foto-foto itu diunggah kembali setelah keluhan Charley mendapat perhatian media-media
Dalam pernyataannya Facebook memberi alasan standard.
"Tim kami memproses jutaan foto setiap pekan dan kadang-kadang kami tak keliru memblokir konten, seperti yang terjadi dalam kasus ini. Kami menerima unggahan Jackie setelah menyadari kesalahan kami dan kami sungguh menyesal atas ketidaknyamanannya," tulis Facebook.
Ini bukan pertama kali Facebook bertindak semena-mena, tanpa pertimbangan matang.
Pada awal 2017 Facebook seenaknya memblokir foto patung Dewa Neptunus dari abad 16 yang berdiri di pusat kota Bologna, Italia. Foto patung yang diunggah penulis Elisa Barberi itu dinilai tidak senonoh.
Tahun lalu pendiri dan bos Facebook, Mark Zuckerberg, dituding mengganggap diri sebagai "master para editor" karena Facebook secara sepihak menghapus foto "Napalm Girl" yang diunggah seorang wartawan Norwegia. Foto itu sendiri merupakan salah satu karya jurnalistik bersejarah yang telah mengubah pandangan dunia tentang Perang Vietnam.
Gencar memberangus konten-konten yang dinilainya sebagai pornografi, Facebook sendiri dituding cuek terhadap konten-konten yang berisi ujaran kebencian dan hoax.
Contohnya pada kasus Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 2016 lalu, ketika Rusia dengan leluasa mengungah dan menyebarkan ratusan ribu konten pengadu domba yang dinilai menguntungkan kandidat Partai Republik, Donald Trump.
Konten-konten ujaran kebencian dan hoax yang beredar di Facebook juga ditemukan dalam kampanye pemilu Prancis dan jelang referendum Brexit di Inggris.
Tag
Berita Terkait
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
5 Cara Download Video FB yang Diprivasi Lewat HP, Praktis Tanpa Aplikasi
-
Cara Mendapatkan Uang dari FB Pro bagi Pemula, Bisa Raup Belasan Juta per Bulan
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming
-
5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag
-
3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish
-
21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher
-
4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring
-
25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan
-
Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS
-
7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan