Suara.com - Data dari smartwatch Apple berhasil menjadi kunci bagi polisi dalam mengungkapkan kasus pembunuhan yang terjadi di Adelaide, Australia. Myrna Nilsson, 57, ditemukan tewas di rumahnya yang terletak di Valley View, timur laut Adelaide pada bulan September 2016.
Pada saat itu, anak menantu korban yang bernama Caroline Nilsson bersaksi ke pengadilan, mertuanya dibuntuti oleh seorang lelaki.
Namun, Jaksa Carmen Matteo mengatakan, bukti penting yang telah dianalisis dari jam tangan pintar korban, mendukung dugaan bahwa Caroline terlibat dalam pembunuhan ibu mertuanya.
"Bukti dari Apple iWatch adalah dasar bahwa Carlone memberikan kesaksian palsu kepada polisi," kata Matteo.
Matteo menambahkan, sensor yang terdapat di Apple Watch dapat melacak gerakan dan laju gerakan orang yang memakainya. Perangkat itu juga menyimpan aktivitas harian pemakainya.
Berbekal data dari Apple Watch, terungkap bahwa korban diserang pada 18:30 wat setempat. Data tersebut sangat berbeda dari kesaksian terdakwa.
"Caroline bersaksi ia keluar rumah pukul 22:00. Itu tiga jam lebih dari serangan terhadap almarhum," ungkapnya.
Pengacara Caroline Nilsson, Mark Twiggs, meminta kliennya dibebaskan dengan jaminan. Ia juga memberi tahu pengadilan bahwa dia sudah mengetahui status tersangka dan tidak pernah mencoba untuk meninggalkan negara itu.
"Jika dia akan melarikan diri, dia bisa melakukannya dengan sah," katanya. [ABC]
Baca Juga: iWatch Versi Perdana Bakal Ada Dua Varian
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 HP Realme Paling Banyak Dicari di Toko Online: Spesifikasi Mantap, Harga Miring
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Juni 2026: Panen 5000 Gems dan Draft Voucher
-
37 Kode Redeem FF Terbaru 2 Juni 2026: Amankan Token Bundle Golden Shade Hari Ini
-
Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Kini Bisa Kuras Rekening dari Jarak Jauh
-
AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya
-
Asus Luncurkan Laptop ProArt P16 dan ProArt P14 yang Ditenagai oleh Superchip Nvidia RTX Spark
-
Daftar HP Samsung Ini Terancam Tidak Kebagian One UI 8.5, Galaxy S22 hingga Z Fold 4 Masuk?
-
Terpopuler: Baterai Realme C100i Awet 6 Tahun, Top 3 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse