Suara.com - Tak hanya orang dewasa, keamanan online dalam menggunakan jaringan internet juga harus diberikan kepada anak-anak.
Bertepatan pada Hari Anak Nasional 2019, Facebook membagikan cara yang dapat dilakukan dalam mengawasi dan melindungi anak-anak ketika berselancar di internet, terutama dalam menggunakan media sosial.
Para orang tua pun harus memastikan bahwa konten yang dilihat anak-anak bersifat positif dan sesuai dengan umur. Berikut ini enam cara yang bisa dilakukan para orang tua dalam menjaga keamanan online:
1. Perkenalkan sejak dini
Orang dewasa tidak bisa setiap saat mengawasi konten yang dikonsumsi oleh anak-anak. Oleh karena itu, anak-anak harus diperkenalkan pada dasar-dasar privasi dan keamanan sejak dini sehingga mereka memahami dan membedakan mana yang aman dan yang tidak.
2. Pegang kendali
Memiliki keingintahuan tinggi merupakan sifat alamiah setiap anak. Para orang tua bisa mengunduh perangkat Parental control di semua jenis gadget. Tak hanya itu, disarankan untuk mengaktifkan fitur pemblokir konten dalam koneksi internet, sekaligus mengontrol seberapa banyak waktu yang dihabiskan ketika berselancar secara online.
3. Memberi batasan dan ingatkan anak-anak
Ingatkan anak-anak mengenai waktu yang bisa mereka habiskan untuk mengakses internet. Selain itu, para orang tua juga harus memberi pemahaman bahwa siapapun bisa melihat profil media sosial dan konten yang sudah diunggah akan sangat sulit dihapus.
Baca Juga: Google dan Facebook Diam-diam Pantau Penikmat Situs Porno
4. Beri sikap positif
Meski begitu, jangan terlalu melarang anak-anak dalam menggunakan internet. Internet sendiri merupakan sumber yang lengkap bagi anak-anak untuk belajar. Tunjukkan sikap positif dan ajak anak-anak diskusi mengenai website yang sering mereka akses.
5. Buat kesepakatan
Pilih waktu yang tepat untuk menyampaikan pesan dan aturan-aturan yang ditetapkan. Hari pertama ketika anak mendapatkan smartphone atau tablet adalah momen paling tepat untuk memberikan panduan aktivitas online yang bisa dilakukan oleh mereka.
6. Konsisten
Aturan yang telah ditetapkan akan menjadi sia-sia jika tidak ada konsistensi. Penting bagi kedua belah pihak, baik orang tua ataupun anak-anak harus mengikuti aturan yang telah disepakati.
Tag
Berita Terkait
-
Ketiduran di Kelas, Bangun-bangun Kaget Sudah Begini Kondisinya
-
Nekat Pakai Baju Hijau di Pantai Selatan, Warganet: Emak-emak Mah Bebas
-
Jarang Pegang Istri karena Ketagihan Main Ponsel, Wajah Suami Jadi Begini
-
Viral Undangan Serbu Parangtritis Pakai Baju Hijau, Inisiator: Hanya Parodi
-
Viral! Undangan 'Menantang' Nyi Roro Kidul, Pengikutnya Membludak
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?
-
Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?
-
Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan
-
Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?
-
Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi