Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Plate mengatakan dirinya akan meneruskan kebiasaan pendahulunya, Rudiantara, untuk membatasi akses media sosial atau blokir internet di Tanah Air.
"Kalau enggak mau (dilakukan) pembatasan, jangan buat kekacauan, jangan melanggar hukum, itu pilihan pertama dan terutama," kata Plate di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin (28/10/2019).
Plate, yang juga politikus Partai Nasional Demokrat, menegaskan bahwa blokir atau pembatasan akses media sosial akan dilakukan jika pemerintah menilai keselamatan publik telah menjadi taruhan.
"Maka pilihannya pertama menyelamatkan masyarakat. Menyelamatkan masyarakat dengan cara apa? Dengan cara mengambil sedikit hak masyarakat melalui pembatasan yang sifatnya sementara, bukan pembatasan permanen. Ingat bukan menghapus, tapi membatasi," beber Plate.
Pembatasan akses media sosial pernah dilakukan oleh Kominfo di era Rudiantara pada 21 dan 22 Mei lalu, ketika terjadinya demonstrasi berujung kerusuhan di Jakarta. Demonstrasi itu dipicu oleh rasa tidak puas atas hasil pemilihan umum.
Blokir internet dilakukan oleh Pemerintah di seluruh Papua pada Agustus hingga September lalu. Blokir dilakukan setelah pecahnya demonstrasi yang diwarnai oleh aksi anarkistis di sejumlah kota besar di Papua serta Papua Barat.
Demonstrasi di Papua itu dipicu oleh penghinaan rasial dan penangkapan sewenang-wenang terhadap sejumlah mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.
Berita Terkait
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
-
Masih Penasaran Video Andini Permata? Salah Klik, Data Pribadi Ludes Disikat Hacker
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya