"Saat kami menggerakkan robot di sekitar bank makanan, kami juga meneliti kebijakan kontrol baru yang akan memungkinkan robot untuk beradaptasi dengan perubahan di lingkungan dan memastikan semua area menerima taksiran dosis yang tepat. Kami fokus pada operasi jarak jauh untuk meminimalkan kontak dengan manusia karena risiko penyebaran Covid-19 saat menjalankan sistem kami," tambah Pierson.
Biasanya, teknik radiasi kuman ultraviolet digunakan di rumah sakit dan pengaturan medis untuk mensterilkan kamar pasien ketika tidak digunakan. Militer Amerika Serikat juga menggunakan sinar UV untuk melawan virus Corona yang didistribusikan oleh robot otonom beroda empat.
Robot tersebut mampu memancarkan hampir 110 watt menggunakan vertical UV mount yang mensterilkan permukaan 60 cm hanya dalam waktu satu menit.
Keenon Robotics Company yang berbasis di China juga menawarkan robot rumah sakit senilai 40.000 dolar AS atau sekitar Rp 570 juta yang menggunakan kombinasi sinar UV dan semprotan desinfektan cair untuk membunuh virus.
Sementara di Korea Selatan, sebuah perusahaan bernama UVLEN telah menciptakan perangkat clip-on "digital sanitiser" untuk smartphone yang mengklaim dapat mengubah senter smartphone menjadi sinar UV.
Filter difraksi cahaya tipis pada smartphone mengubah cahaya menjadi UVC yang jauh lebih aman, yang secara efisien membunuh bakteri tanpa membahayakan kulit manusia yang terpapar.
Sebelumnya, profesor David J. Brenner, Direktur Pusat untuk Penelitian Radiologi di Universitas Columbia, pernah mengatakan tentang potensi UVC dan menulis laporan penelitian di Nature pada 2018, yang menggambarkan UVC sebagai "alat baru" untuk mengontrol penyebaran penyakit mikroba yang dimediasi udara melalui antibiotik.
Berita Terkait
-
Studi: Pada Tahap Terparah, Kekebalan Tubuh Masih Lawan Virus Corona!
-
Selain Merokok, Berbagi Korek Api Tingkatkan Risiko penularan Virus Corona
-
Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah di Usus, Ini Bahayanya!
-
Vaksin Covid-19 Sudah Digunakan di China, Dengan Perizinan Khusus
-
WHO Kerahkan Tim ke China untuk Menyelidiki Bagaimana Covid-19 Dimulai
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital
-
Kolaborasi Jadi Strategi Besar Dorong Ekosistem Esports Indonesia Makin Kompetitif di 2026
-
21 Kode Redeem FC Mobile 27 Februari 2026, Banjir Gems dan Pemain OVR 117
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Terpopuler: 5 Pilihan Merek HP Awet, Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia