Suara.com - NASA mengatakan bahwa pengiriman misi Artemis pertama ke Bulan bisa menargetkan lokasi lain selain Kutub Selatan Bulan. Hal itu diungkap Administrator NASA Jim Bridenstine, pada pertemuan online Lunar Exploration Analysis Group (LEAG), Senin (14/9/2020).
Dia mengatakan bahwa mungkin ada manfaat untuk mengirim misi ke wilayah ekuator Bulan, termasuk di sekitar lokasi pendaratan Apollo.
"Jika Anda akan pergi ke wilayah ekuator lagi, apa yang paling banyak Anda pelajari? Anda bisa berargumen bahwa akan belajar paling banyak, dengan pergi ke tempat-tempat di mana kami memasang peralatan di masa lalu," kata Bridenstine, mengacu pada peralatan yang ditinggalkan di lokasi pendaratan Apollo.
Bridenstine menambahkan bahwa mungkin ada penemuan ilmiah di sana dan inspirasi untuk kembali ke situs Apollo asli akan sangat menakjubkan.
NASA telah berusaha untuk mengirim manusia ke Bulan di wilayah Kutub Selatan, di mana endapan es air yang diduga ada di sana memiliki kepentingan ilmiah dan dapat menyediakan sumber daya untuk mendukung eksplorasi manusia.
Pendaratan di Kutub Selatan adalah tujuan yang ditetapkan oleh Wakil Presiden Mike Pence dalam pidatonya pada Maret 2019, di pertemuan Dewan Antariksa Nasional yang meminta NASA untuk meningkatkan pendaratan manusia.
"NASA sudah tahu bahwa kutub selatan Bulan sangat bagus dari segi nilai ilmiah, ekonomi, dan strategis, tapi sekarang saatnya berkomitmen untuk ke sana," kata Pence dalam sambutannya.
Namun, pernyataan Bridenstine menunjukkan bahwa agensi mungkin mempertimbangkan kembali rencana tersebut. Pendaratan di Kutub lebih menantang secara teknis dan belum ada misi manusia atau robot yang berhasil mendarat di dekat kutub utara atau selatan Bulan.
Meski begitu, robot pendarat komersial, yang menjalankan misi untuk program Commercial Lunar Payload Services NASA, dijadwalkan mendarat di dekat kutub selatan sebelum pendaratan Artemis 3.
Baca Juga: NASA Tunjuk Astronot Perempuan Pertama yang Akan Berangkat ke Bulan
Melihat kendala tersebut, Bridenstine menganggap pendaratan di kutub selatan Bulan jauh dari jangkauan.
"Jika kita membuat keputusan bahwa Kutub Selatan mungkin berada di luar jangkauan Artemis 3, maka pendaratan di dekat situs Apollo mungkin menjadi pilihan," tambah Bridenstine, seperti dikutip Space News, Rabu (23/9/2020).
NASA baru saja mulai mengidentifikasi lokasi pendaratan khusus untuk misi Artemis.
Di sisi lain, pejabat NASA juga mengatakan, belum ada keputusan apakah misi pendaratan manusia kedua. Artemis 4, akan pergi ke lokasi yang sama dengan Artemis 3 karena para ahli perlu melihat apa saja kemampuan dari pendarat dan lokasi apa yang sebenarnya bisa didatangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Xiaomi 17T Series Punya Leica 5x Telephoto, Andalan Bikin Konten Konser hingga Traveling Estetik
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz
-
Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik
-
Honor 600e Andalkan Chip Anyar Dimensity 7100, Usung Memori Lega 512 GB
-
HP Flagship Oppo Diprediksi Usung Chip Flagship Terbaru MediaTek, Ungguli Apple
-
Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya
-
Cara Smartwatch Garmin Deteksi Kelelahan 'Tak Kasat Mata' pada Perempuan
-
itel VistaTab 11 Resmi Hadir di Indonesia: Tablet 2 Jutaan dengan Fitur AI Study dan Desain Stylish
-
Sony Alpha 7R VI Resmi Meluncur: Sensor 66.8 MP dan Teknologi AI, Jadi Raja Baru Kamera Mirrorless