Suara.com - Wakil Menteri I BUMN Pahala Mansury menginginkan agar valuasi Pasar Digital atau PaDi UMKM meningkat lebih tinggi dari Bukalapak.
"Di ruang ini juga ada para pimpinan BUMN yang berasal dari dunia e-commerce dan sudah menjadi triliuner. Tapi challenge saya, saya selalu bilang ke Fajrin Rasyid, kalau tidak bisa bikin PaDI UMKM valuasinya lebih tinggi dari Bukalapak, ya sudahlah tidak usah bercanda kita," ujar Pahala dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu (25/8/2021).
Fajrin Rasyid yang disebut Pahala adalah Direktur Digital Business Telkom. Fajrin sebelumnya merupakan Co-Founder dan Presiden perusahaan e-commerce Bukalapak dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2020.
Pahala menyampaikan bahwa transaksi Bukalapak di antara perusahaan-perusahaan e-commerce lain di kawasan Asia Tenggara termasuk yang paling besar.
"Tapi intinya bahwa transaksi Bukalapak di antara perusahaan-perusahaan e-commerce lain di kawasan ini, mungkin sudah termasuk yang paling besar. Jadi kita jangan minder," katanya.
Fajrin ditunjuk berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom yang diselenggarakan pada 28 Mei 2020.
Sebelumnya Kementerian BUMN siap meningkatkan kapasitas, aksesibilitas, dan kapabilitas Pasar Digital (PaDi) usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) secara bertahap dan terukur hingga mencakup seluruh BUMN, serta menjalin sinergi lintas Kementerian/Lembaga dan pihak terkait lainnya.
Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto mengatakan, meningkatnya sinergi BUMN dan UKM yang didorong melalui kegiatan lokapasar daring dan kegaitan virtual akan membuka semakin banyak peluang peningkatan volume rantai pasok dan rantai nilai yang dapat mendorong peningkatan daya saing ragam produk dan jasa baik di pasar dalam negeri maupun global.
Dengan kata lain, penyelenggaraan PaDi UMKM Virtual Expo menjadi landasan penting, sebagai sebuah langkah maju dalam promosi dan reposisi UMKM Indonesia menuju Indonesia Maju. [Antara]
Baca Juga: Ajak Perusahaan Berstatus Unicorn Susul IPO Bukalapak, Sandiaga Beri Kode Gojek-Tokped?
Berita Terkait
-
2 Bos Danantara Masuk Bursa Calon Bos OJK, Siapa Saja?
-
Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar
-
Modal Rp300 Ribu, Wanita Ini Sukses Bangun Pilar Ekonomi Keluarga
-
Bisnis Bukalapak yang Kian 'Abu-abu'
-
PaDi Business Forum & Showcase 2025: PaDi UMKM Ciptakan Transaksi Hingga Tembus Rp993 Miliar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc