Uji Pengalihan Asteroid Ganda (DART), yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 November mendatang, akan menguji metode untuk mengalihkan asteroid.
Menurut perwakilan NASA, caranya menabrakkan dengan pesawat ruang angkasa yang dikendalikan dari jarak jauh berkecepatan tinggi.
Para ilmuwan akan mengirim pesawat ruang angkasa DART meluncur ke asteroid biner dekat Bumi Didymos, yang berbentuk seperti gasing berputar dan memiliki dua badan.
Lebih besar berdiameter sekitar 2.600 kaki (780 m) dan bulan kecilnya berdiameter sekitar 520 kaki (160 m).
Menurut NASA, Didymos datang paling dekat ke Bumi pada 2003, meluncur pada jarak sekitar 4,5 juta mil (7,18 juta km), tetapi biasanya mengelilingi matahari tepat di luar jalur orbit Bumi.
Sementara Didymos tidak mengancam Bumi, itu hanya tentang ukuran yang tepat untuk menguji, apakah tabrakan dapat mendorong NEO yang cukup berbahaya untuk mengalihkannya dari jalur tabrakan dengan Bumi.
Namun, untuk mengalihkan asteroid, NASA perlu mendeteksinya sebelum menabrak Bumi.
Itu sebabnya misi lain, NEO Surveyor, sedang mengembangkan teleskop ruang angkasa inframerah yang dapat meningkatkan kemungkinan memata-matai asteroid licik seperti Asteroid 2021 UA1 yang mendekat dari belakang Matahari.
Hal ini diungkap dalam Lunar and Planetary Laboratory Universitas Arizona, yang bekerja sama dengan NASA.
Baca Juga: Persiapan Pesawat Ruang Angkasa DART NASA, Misi Pertahanan Asteroid Pertama
Berita Terkait
-
Pesawat Luar Angkasa NASA akan Menabrak Asteroid dengan Kecepatan 24.140 Km/Jam
-
UEA Akan Meluncurkan Pengujian Menargetkan Asteroid antara Mars dan Jupiter
-
Terungkap! 2 Asteroid Langka Dekat Bumi, Mengandung Logam Mulia Senilai Rp 166.007 Triliun
-
Asteroid Berukuran Tiga Kali Patung Liberty akan Melewati Bumi pada Ekuinoks
-
Unik, Penampakan Asteroid Tulang Anjing dan 2 Bulan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kritik Manajer Riot Games ke IGRS: Keamanan Rentan, SDM Komdigi Sedikit dan Tak Memadai
-
LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis
-
5 HP Honor 5G Terbaru, Spek Ideal Buat Multistasking Berat dan Produktivitas
-
7 HP POCO RAM 8 GB Kamera Bagus Super Jernih, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP OPPO dengan NFC Termurah, Performa Kencang dan Tahan Banting
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi
-
Data Transaksi Digital Kompleks, Data Center ISC Makin Canggih
-
42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Daily Gifts Pemain 117 dan 1.000 Rank Up Menanti
-
Harga Google Pixel 9 Terbaru April 2026 di Indonesia, Ini Keunggulannya