Suara.com - Seniman asal Amerika Jeff Koons berencana menerbangkan 125 patung ke Bulan dengan menggunakan pesawat luar angkasa SpaceX milik Elon Musk.
Patung-patung ini merupakan versi miniatur yang diberi nama “Moon Phases”.
Dilansir laman Antara, Senin (20/6/2022), setiap patung fisik yang diterbangkan ke Bulan akan dijual sebagai Non-Fungible Token (NFT), berfungsi seperti sertifikat kepemilikan.
Patung-patung tersebut akan ditempatkan sejauh 384.400 kilometer (238.855 mil) terpisah dari pemiliknya.
Satu patung “Moon Phases” berukuran asli diluncurkan oleh Pace Gallery di acara pameran Art Basel di Swiss.
Patung berbentuk bulan seukuran bola pantai itu masih ditampilkan di pameran tersebut yang berlangsung pada 16 hingga 19 Juni.
Nantinya, pembeli karya seni buatan Koons juga akan menerima patung seukuran aslinya dengan batu permata yang menandai lokasi patung versi miniatur di bulan.
Selain itu, “Moon Phases” juga dilengkapi dengan foto lokasi di bulan di mana miniatur patung-patung itu ditempatkan.
Pace Gallery merupakan salah satu dari sedikit galeri besar yang telah merambah ke bidang NFT.
Baca Juga: Elon Musk Mau Twitter Tiru TikTok dan WeChat
Menurut Clare McAndrew, penulis laporan pasar seni untuk Art Basel, hanya enam persen galeri yang menjual NFT pada 2021.
Pasang surut pasar NFT tidak mengganggu pendirian Pace Gallery yang percaya bahwa NFT mewakili metodologi baru untuk mendistribusikan seni digital.
Selain karya Koons, pameran seni digital di Art Basel juga menghadirkan karya seniman Turki Ozgur Kar dengan medium layar LCD yang menampilkan seorang lelaki tengah dikelilingi oleh kerangka.
Karya ini sedang dijual oleh galeri Prancis Edouard Montassut.
Vive Arts, sementara itu, menawarkan pengalaman untuk menyelami seni digital dengan bantuan kacamata augmented reality (AR).
Karya seni itu menghadirkan avatar dalam bentuk 3D karya seniman Jerman Albert Oehlen.
Selain seni digital, Art Basel juga memamerkan sejumlah karya non-digital, mulai dari instalasi dibuat seniman Prancis-China Huang Yong Ping, menggambarkan dapur yang dipenuhi kecoak raksasa.
Hingga serangkaian potret yang diukir di kayu yang dibuat seniman Prancis-Kamerun Barthelemy Toguo.
Sementara patung laba-laba karya seniman Prancis-Amerika Louise Bourgeois telah terjual senilai 40 juta dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Dari Cloud hingga AI, Lintasarta Siapkan Fondasi Digital Baru untuk Bisnis Indonesia
-
Gameplay Clutch Beredar: Grafis Menawan, Padukan Sensasi 3 Game Balap Ikonis
-
Oppo Reno 16 Pro Global Muncul di Geekbench, Usung Dimensity 8000 Series dan RAM 12 GB
-
Honor Siapkan HP Baru dengan Kecerahan 10.000 Nits, Lampaui Standar Industri
-
Tips Kamera Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G: Rahasia Foto Tajam dan Video Stabil
-
Xiaomi 18 Bocor Lebih Awal, Siap Tantang Galaxy dan iPhone di 2026
-
Apple Hentikan Dukungan 16 Perangkat Sekaligus, Cek Apakah Gadget Anda Terdampak
-
Terpopuler: Cara Beli Paket Piala Dunia 2026 di FolaPlay, Tablet Rp2 Jutaan Terbaik
-
197 Ponsel Dapat Diskon di PRJ 2026: HP Murah Rp400 ribu, Flagship Cuma Rp3 Jutaan
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?