Suara.com - Sosok Pesulap Merah belakangan semakin dikenal oleh masyarakat luas karena kerap membongkar trik yang digunakan oleh para dukun. Akibatnya, lelaki yang memiliki nama Marcel Radhival itu pun dilaporkan oleh Persatuan Dukun se-Indonesia ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah pada 11 Agustus, juru bicara Persatuan Dukun se-Indonesia mengatakan bahwa para dukun merasa tak terima oleh sikap yang dilakukan pesulap merah karena dinilai menghina profesi dukun.
Oleh karena itu, persatuan tersebut melaporkan pesulap merah dengan pelanggaran UU ITE.
"Jadi beredar video di TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook, yang diduga dilakukan oleh pesulap merah, yang menghina profesi dukun. Jadi akhirnya mengundang reaksi para dukun, sehingga para dukun mengambil sikap dan melaporkan saudara pesulap merah," ucap juru bicara tersebut dalam sebuah video singkat.
Pesulap merah yang membongkar trik-trik para dukun tersebut dinilai membuat mereka sepi pekerjaan. Unggahan yang mendapat respons hingga lebih dari 17.000 komentar tersebut pun menuai atensi daro warganet.
Tak sedikit warganet yang membela pesulap merah dan mempertanyakan kredibilitas dari Persatuan Dukun se-Indonesia itu sendiri.
"Loh kok lapor, kenapa nggak kirim ilmu aja wkwkw," tulis akun bonifasiusvictor
"Gua baru tau kalau dukun punya organisasi hahaha," komentar wulan_2705
"Lah malah jalur hukum, jalur santet nggak mempan kah?" tambah infoduri
Baca Juga: Blak-blakan Gus Samsudin, Berawal dari Pengepul Barang Bekas hingga Jadi Pemimpin Padepokan
"Kok sepi? Katanya punya penglaris, dipake dong. Kok lapor polisi? Katanya punya sakti, ayo dong tunjukkan kesaktiannya," ungkap reni_dirja
"Astaga baru tau kalau dukun ada komunitasnya. Itu kalau lagi nongkrong ngomongin apa aja yak," sahut natashaszmurlo.
Berita Terkait
-
Diterpa Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Ada Merlion Hingga Alat Santet, Ini Sensasi Menyusuri Lorong Waktu di Art Center Purworejo
-
Masih dengan Persantetan, Sebagus Apa Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa?
-
Deretan Film Horor Indonesia Tayang Bulan Ini, Ada Danur: The Last Chapter!
-
Pengunggah Foto Viral Sesajen Santet Bersyukur Wanita yang Jadi Korban Muncul
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik