- Pabrik kelapa sawit di Kalimantan Selatan mengadopsi platform cloud ERP modern untuk otomatisasi dan integrasi data.
- Laporan bulanan yang sebelumnya memakan waktu 30 hari kini selesai hanya dalam tiga hari, meningkatkan efisiensi.
- Transformasi ini berhasil meningkatkan margin profitabilitas sebesar 2-4 persen dan memperkuat margin pengadaan secara signifikan.
Suara.com - Inovasi digital kembali membuktikan pengaruh besarnya dalam industri agrikultur.
Sebuah pabrik pengolahan kelapa sawit berbasis koperasi di Kalimantan Selatan mencatat lompatan besar, setelah mengadopsi platform cloud ERP modern.
Platform ini dirancang untuk menghadirkan otomasi, integrasi, dan analitik real-time dalam satu ekosistem teknologi.
Sebelumnya, sistem ERP lama membuat perusahaan kesulitan mengikuti dinamika pasar.
Proses laporan akhir bulan harus menunggu hingga 30 hari, sementara pemantauan produksi dan inventaris berjalan manual, sehingga akurasi harga jual maupun beli kerap tertinggal dari kondisi pasar.
Kini, teknologi cloud ERP tersebut menghadirkan efisiensi tingkat tinggi, yakni laporan yang dulu memakan waktu sebulan kini tuntas hanya dalam tiga hari.
Setiap tahap produksi, mulai dari pengadaan, pemrosesan, hingga distribusi, terintegrasi otomatis dan dapat dipantau secara real-time.
Hal ini memungkinkan perusahaan mengakses data akurat kapan saja.
Transformasi ini langsung berdampak pada profitabilitas, dengan peningkatan margin 2–4 persen dan penguatan margin pengadaan dari 3 persen ke 5–7 persen.
Baca Juga: usmile Hadirkan Sikat Gigi Elektrik Berbasis AI, Jawab Tantangan Kesehatan Mulut Indonesia
Wawasan berbasis data membuat penetapan harga semakin presisi dan stabil, membantu menjaga pendapatan petani yang menjadi bagian dari model koperasi.
“Kami menjadi lebih cepat, lebih lincah, dan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan," ujar Angga Yudha Prasetya, Presiden Direktur perusahaan. dalam keterangan resminya, Selasa (25/11/2025).
Teknologi ini memberikan visibilitas dan kontrol yang dibutuhkan untuk melakukan scale-up secara efisien dan merespons dinamika pasar dengan lebih sigap.
Dari sisi teknologi, platform cloud ini memungkinkan perusahaan langsung menjalankan sistem yang skalabel, aman, dan selalu mutakhir tanpa harus berinvestasi dalam infrastruktur fisik.
"Untuk mengadopsi cloud ERP modern yang skalabel dengan cepat dan penuh keyakinan,” ujar Liher Urbizu, President and Managing Director kawasan Asia Tenggara.
Proses implementasi dilakukan dalam empat bulan dengan dukungan TMS Consulting, yang mengubah budaya kerja perusahaan dari manual ke teknologi otomatisasi industri.
Integrasi sistem baru kini memungkinkan monitoring volume produksi, inventaris, dan aset secara langsung, fitur yang sebelumnya mustahil dilakukan.
Tidak berhenti di situ, perusahaan tengah menyiapkan adopsi teknologi analitik cerdas berbasis cloud untuk menghadirkan prediksi harga komoditas, performa operasional, dan indikator keberlanjutan.
Berita Terkait
-
Era Digital, Kolom Komentar Jadi Panggung Iklan Baru Buat Brand
-
Sisternet Jadi Sorotan di W20 Summit Afrika Selatan, Indonesia Angkat Pemberdayaan Perempuan Digital
-
Daftar Universitas dengan Jurusan IT Terbaik di Indonesia, PTN dan PTS
-
4 Cara Meningkatkan Kualitas HD Foto Menggunakan Ponsel yang Terbukti Efektif
-
Berantas Mafia Digital Musik, Playlist Music Ajak Revolusi Hak Cipta Lewat Cara Berbeda
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Relaunch SG2 OPM dan Diamond Gratis
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Pemain OVR 120 dan Klaim Koin Jutaan
-
Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling, Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet
-
Mengenal Instagram Plus, Apa Saja Kelebihan dan Harga Berlangganannya?
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen
-
175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik
-
Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
-
4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026