Tekno / Tekno
Kamis, 22 Januari 2026 | 11:32 WIB
IBFEST Season 10. [Telkomsel]
Baca 10 detik
  • Telkomsel memulai Internet BAIK Festival Series 10 bertema "Level Up The Future with AI" di SMK Negeri 1 Cimahi.
  • Program ini membekali pelajar SMA/SMK pemanfaatan AI secara kreatif, aman, dan produktif hingga April mendatang.
  • IBFEST Series 10 mencakup AI Camp Training, AI Workshop untuk pelajar, guru, dan orang tua, serta diskusi.

Suara.com - Telkomsel kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi digital yang cerdas dan bertanggung jawab dengan membuka Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10.

Mengusung tema “Level Up The Future with AI”, rangkaian kegiatan ini resmi dimulai di SMK Negeri 1 Cimahi, Jawa Barat.

Program tanggung jawab sosial Telkomsel yang telah bergulir sejak 2016 ini hadir untuk membekali pelajar SMA/SMK dengan pemahaman dan keterampilan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara kreatif, aman, dan produktif, sejalan dengan prinsip BAIK (Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif).

Setelah Cimahi, IBFEST Series 10 akan melanjutkan perjalanannya ke Jambi pada 5 Februari, Pontianak pada 22 April, dan ditutup di Surakarta pada 30 April.

Ribuan pelajar dari berbagai daerah akan terlibat langsung dalam ekosistem pembelajaran AI yang dirancang inklusif dan relevan dengan tantangan masa depan.

AI Bukan Sekadar Tren, tapi Solusi Nyata

IBFEST Series 10 menghadirkan tiga pilar utama kegiatan, yakni AI Camp Training, AI Workshop, dan diskusi inspiratif bersama praktisi AI serta pegiat literasi digital.

Ketiga elemen ini dirancang untuk mendorong pelajar tidak hanya memahami AI secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Telkomsel dalam memperkuat literasi digital generasi muda.

Baca Juga: Indonesia Rising Stars Award 2026 Beri Apresiasi untuk PLN Mobile

“Pemerintah berharap pelajar tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Ini adalah langkah krusial untuk mencetak inovator yang berdampak positif bagi kemajuan bangsa,” ujar Meutya dalam keterangan resminya, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, inisiatif seperti IBFEST sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 serta implementasi Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Dunia Maya (PP TUNAS).

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa IBFEST Series 10 dirancang untuk membentuk pola pikir baru terhadap AI.

“Di Internet BAIK Festival Series 10 ini, kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya mengenal AI sebagai tren, tetapi mampu menggunakannya sebagai alat yang solutif,” kata Nugroho.

Ia juga menekankan bahwa AI seharusnya dipandang sebagai peluang, bukan ancaman.

“AI bukanlah ancaman, melainkan akselerator kreativitas dan kapabilitas manusia. Semangat ini sejalan dengan inisiatif Telkomsel Jaga Cita untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan,” bebernya.

Load More