Tekno / Internet
Kamis, 05 Maret 2026 | 14:40 WIB
Akun resmi Israel merayakan kematian Khamenei. (X @Israel)
Baca 10 detik

Akun resmi Israel unggah ucapan Happy Purim terkait kematian Ayatollah Khamenei.

Purim adalah hari raya kemenangan bangsa Yahudi atas tiran asal Persia.

Sejarah Purim berasal dari Kitab Ester di masa Kekaisaran Persia kuno.

Hari Raya Purim adalah salah satu hari raya paling ceria dan penuh warna dalam kalender Yahudi.

Jika harus diibaratkan, Purim adalah perpaduan antara pesta karnaval, teater sejarah, dan aksi amal yang dibungkus dalam semangat kemenangan.

Latar belakang Purim berasal dari Kitab Ester (Megillat Esther) yang terjadi di Kekaisaran Persia sekitar abad ke-4 SM.

Haman, perdana menteri Raja Ahasuerus, merasa tersinggung karena Mordekhai (seorang Yahudi) menolak bersujud kepadanya.

Ia menghasut raja untuk memusnahkan seluruh orang Yahudi di kekaisaran. Haman lantas membuang undi yang disebut "Pur" (asal mula nama Purim) untuk menentukan tanggal pembantaian tersebut.

Ester (sepupu Mordekhai yang menjadi ratu namun menyembunyikan identitas Yahudinya) mengambil risiko besar dengan menghadap Raja tanpa dipanggil (tindakan yang bisa dihukum mati) untuk memohon keselamatan Bangsa Yahudi.

Rencana Haman terbongkar dan ia dihukum gantung. Kemenangan tersebut lantas dirayakan sebagai Hari Raya Purim atau Hari Keselamatan.

Laporan terpisah dari The Jerusalem Post mengungkap bahwa Hari Purim kebanyakan dirayakan di Shelter (tempat perlindungan) karena serangan balasan dari Iran.

Sebuah rudal menyerang wilayah Beit Shemesh yang menewaskan sembilan orang.

Baca Juga: Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu

Respons Netizen

Postingan akun Israel yang merayakan kematian Khamenei menuai beragam komentar dari netizen.

"Mengapa kau lari menangis meminta bantuan Amerika untuk berperang jika kau begitu perkasa? Rasa takut pasti ada dalam genmu," tulis @0**Ap**ture.

"Israel bahkan belum genap berusia 100 tahun. Kembalilah ke Jerman, Ukraina, Polandia tempat asalmu. Perdana menterimu adalah orang Polandia dan tanah yang kau duduki adalah wilayah Palestina, dasar negara teroris," kecam @yo**gg*zy.

"Happy Purim! Tapi Khamenei bukan orang Persia asli! Mereka semua orang Arab yang mengambil alih negara kita. Persia mencintai perdamaian dan semua orang di seluruh dunia, temanku," balas @Ham**ve**ure.

"Bagus. Akhirnya kamu merangkul akar agamamu di depan umum. Semoga berhasil membantu membebaskan orang Iran," bela @Ci**hi**Ste.

Load More