- ITSEC Asia menyatakan bahwa ketahanan siber kini menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan ekonomi digital Indonesia.
- BSSN mencatat 5,16 miliar anomali trafik selama tahun 2025, yang didominasi oleh aktivitas malware serta serangan berbasis kecerdasan buatan.
- Pemerintah mendorong penguatan regulasi perlindungan data untuk meningkatkan investasi keamanan digital guna menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
Suara.com - Keamanan siber tidak lagi dipandang sebagai biaya operasional semata, melainkan fondasi penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis, layanan publik, dan ekonomi digital Indonesia.
Situasi tersebut menjadi sorotan PT ITSEC Asia Tbk, yang melihat meningkatnya serangan digital di berbagai sektor menunjukkan bahwa ketahanan siber kini menjadi kebutuhan strategis yang tidak bisa ditunda.
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan bahwa tekanan ekonomi global tidak menghentikan aktivitas para pelaku kejahatan siber. Sebaliknya, kondisi tersebut justru dimanfaatkan untuk mencari celah baru.
“Tekanan ekonomi global tidak menghentikan laju kejahatan siber, justru sebaliknya. Ketika anggaran pertahanan dibekukan dan kewaspadaan menurun, pelaku ancaman melihat peluang,” kata Patrick dalam keterangan resminya, Selasa (9/6/2026).
Ancaman Siber Meningkat di Tengah Ketidakpastian Global
ITSEC Asia menilai gejolak ekonomi internasional, termasuk perang dagang dan ketegangan geopolitik, berpotensi memperbesar risiko serangan siber yang melibatkan aktor negara maupun kelompok kriminal terorganisasi.
Meski pertumbuhan anggaran keamanan siber global melambat, kebutuhan perlindungan digital tetap meningkat.
Gartner memproyeksikan belanja keamanan informasi dunia mencapai 213 miliar dolar AS pada 2025, menunjukkan bahwa organisasi tetap menempatkan keamanan digital sebagai prioritas utama.
Di saat yang sama, banyak perusahaan mulai mengalihkan kebutuhan keamanan mereka kepada penyedia lokal yang dianggap lebih memahami regulasi, kedaulatan data, serta kebutuhan pasar domestik.
Baca Juga: AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya
Fenomena tersebut membuka peluang besar bagi perusahaan keamanan siber lokal, termasuk ITSEC Asia, yang dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung perlindungan infrastruktur digital nasional.
Indonesia Hadapi 5,16 Miliar Anomali Trafik Siber
Ancaman siber di Indonesia kini berada pada level yang mengkhawatirkan.
Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat lebih dari 5,16 miliar anomali trafik sepanjang Januari hingga November 2025.
Jumlah tersebut setara dengan hampir 182 percobaan serangan siber setiap detik, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan aktivitas ancaman digital tertinggi di kawasan Asia Pasifik.
Sektor keuangan, energi, telekomunikasi, hingga pemerintahan menjadi sasaran utama serangan yang terus berkembang dalam kompleksitas dan skala.
Berita Terkait
-
ITSEC Asia Tancap Gas: Ekspansi Global, Summit AI 2026, dan Misi Amankan Perempuan di Dunia Digital
-
Pelindung Digital Buatan Anak Bangsa Ini Hadir di Tengah Maraknya Ancaman Online
-
Situs Web Kamu Bisa Jadi Sarang Konten Ilegal Tanpa Sadar, Ini Modus Kejahatan Siber Terbaru!
-
Synology Catatkan Pertumbuhan Data Melonjak 400 Persen, Hadirkan Solusi AI dan Keamanan Data Tangguh
-
Pakar Kaspersky Mengidentifikasi Agen Serangan Siber Perusahaan Rusia, Backdoor Loki Berbahaya!
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Acer Perkenalkan AI Glasses dan Kacamata AR, Hadirkan Layar Virtual 172 Inci
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Juni 2026: Borong 5 Juta Koin dan Klaim Kompensasi
-
Generasi Produktif Butuh Laptop Fleksibel, Infinix XBOOK 15 Siap Temani saat Kejar Deadline
-
49 Kode Redeem FF Terbaru 9 Juni 2026: Borong Diskon 80 Persen dan Jersey Bola Keren
-
Samsung Galaxy A37 5G Andalkan Nightography HDR Video, Tips Buat Gen Z Rekam Konten Low Light Keren
-
Cari HP di Bawah Rp3 Juta yang Bagus? Ini 4 Juara Pilihan David GadgetIn
-
4 Rekomendasi HP Midrange Baterai Jumbo, Body Tipis dan Ringan Nyaman Digenggam
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 70: HP Murah dengan Memori Ekstra Lega
-
Viral Gegara 'Percaya Diri' Rilis November, Barbie Rewind Siap Tantang GTA 6?
-
4 Tablet Infinix Murah yang Dilengkapi Slot SIM Card: Memori Besar, Harga Mulai Rp2 Jutaan