Tekno / Internet
Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:30 WIB
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria (kiri) dan Director of Global Affairs Southeast Asia Netflix, Ruben Hattari (kanan) dalam ajang Netflix Family Festival 2026: World of Wonder di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). [Suara.com/Dythia]
Baca 10 detik
  • Netflix menggelar Netflix Family Festival 2026 di Jakarta untuk memperkuat ekosistem konten anak serta literasi digital keluarga.
  • Pemerintah mendukung inisiatif ini sebagai langkah perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pemahaman fitur keamanan orang tua.
  • Netflix berinvestasi melalui pelatihan kreatif bagi sineas lokal untuk memproduksi konten keluarga berkualitas bagi penonton di Indonesia.

"Saat ini, menonton bersama menjadi salah satu cara keluarga menghabiskan waktu bersama, sehingga cerita memiliki peran yang semakin besar dalam mempererat hubungan dan memicu percakapan dalam keluarga," ujarnya.

Netflix Family Festival 2026: World of Wonder di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). [Suara.com/Dythia]

Melalui Netflix Family Festival, perusahaan ingin membawa pengalaman menonton menjadi lebih interaktif sekaligus memperkenalkan berbagai fitur keamanan bagi orang tua.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang membawa cerita-cerita tersebut ke dunia nyata bagi anak-anak, sekaligus membantu orang tua mengenal berbagai fitur keamanan dan membangun kebiasaan menonton bersama yang positif," jelas Ruben.

Ia menambahkan komitmen Netflix di Indonesia tidak berhenti pada penyediaan konten, tetapi juga melalui investasi terhadap pengembangan talenta lokal.

"Melalui berbagai pelatihan yang kami selenggarakan bersama APROFI dan BPI, kami akan terus mendukung kreator lokal dan memperkuat ekosistem cerita anak dan keluarga di Indonesia," katanya.

Industri Film Nilai Konten Anak Indonesia Sedang Bangkit

Sebagai bagian dari festival, Netflix menggelar diskusi bertajuk "Mendorong Masa Depan Cerita yang Ramah untuk Ditonton Bersama di Ruang Keluarga", yang menghadirkan pelaku industri perfilman Indonesia maupun internasional.

Ketua Umum APROFI, Edwin Nazir, menilai minat kreator Indonesia terhadap film anak terus meningkat.

"Cerita anak dan keluarga selalu memiliki arti penting sejak dulu di Indonesia, dan saat ini kami melihat adanya momentum baru dari para kreator yang ingin menghadirkan cerita bagi penonton usia muda," ujarnya.

Baca Juga: Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar

Menurut Edwin, membangun industri film keluarga membutuhkan kolaborasi jangka panjang, mulai dari pendidikan, pelatihan, produksi hingga distribusi.

Sementara itu, sutradara Jumbo dan Na Willa, Ryan Adriandhy, menegaskan bahwa anak-anak justru mampu memahami cerita dengan emosi yang kompleks.

Netflix Family Festival 2026: World of Wonder di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). [Suara.com/Dythia]

"Cerita anak dan keluarga terbaik tidak tercipta dengan bertanya, 'Bagaimana kita membuat cerita ini lebih sederhana untuk anak-anak?'. Anak-anak adalah audiens yang peka, imajinatif, dan memiliki kesadaran emosional," katanya.

Pandangan serupa disampaikan penulis sekaligus sutradara Gina S. Noer, yang akan meluncurkan film Aku Sebelum Aku bersama Netflix.

"Cerita membentuk cara kita memahami diri sendiri dan dunia di sekitar kita. Ketika anak-anak dan orang tua melihat kehidupan mereka sendiri tercermin di layar, sebuah cerita dapat menjadi awal dari percakapan yang bermakna," ujarnya.

Netflix Latih Kreator Film Anak Indonesia

Sebagai bentuk investasi terhadap industri kreatif nasional, Netflix bersama APROFI, Badan Perfilman Indonesia (BPI), serta dukungan Netflix Fund for Creative Equity, menggelar masterclass "Merajut Cerita dan Visual untuk Film dan Serial Anak".

Program tersebut diikuti sekitar 60 kreator Indonesia, baik sineas pemula maupun tingkat menengah, melalui inisiatif Cerita Anak Nusantara yang bertujuan melahirkan lebih banyak film dan serial keluarga berkualitas dari Indonesia.

Edukasi Orang Tua Lewat Fitur Parental Control

Tak hanya menghadirkan hiburan, Netflix juga menyediakan Discovery Zone, area edukatif yang memperkenalkan fitur Kids Profiles, klasifikasi usia, hingga parental controls untuk membantu orang tua mengatur pengalaman menonton anak.

Festival turut menghadirkan diskusi parenting bersama praktisi Montessori Reza Andhika Permana dan psikolog anak Irma Gustiana A., yang membahas pentingnya memilih tontonan sesuai usia serta membangun kebiasaan screen time yang sehat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria (kiri) dan Director of Global Affairs Southeast Asia Netflix, Ruben Hattari (kanan) dalam ajang Netflix Family Festival 2026: World of Wonder di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). [Suara.com/Dythia]

Sebagai penutup, Netflix menggelar pemutaran perdana film Aku Sebelum Aku karya Gina S. Noer yang dibintangi Ringgo Agus Rahman dan Bima S. Sena F.. Film tersebut dijadwalkan tayang secara global di Netflix mulai 16 Juli 2026.

Load More