Sejatinya, Bripka RR sempat bertanya kepada Brigadir J soal ketegangan yang dilihatnya.
Namun, Brigadir J tidak menjawab pasti. Brigadir J tidak tahu kenapa Kuat Ma'ruf tiba-tiba marah.
Kemudian, setelah keadaan lebih tenang, Brigadir J menemui Putri Candrawathi.
Bripka RR ketika itu hanya melihat Brigadir J duduk di lantai, sementara PC berbaring.
Diperkirakan kata Bripka RR, pertemuan keduanya kurang lebih 15 menit.
Pemeriksaan lie detector sia-sia
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan jika hasil lie detector bukanlah alat bukti untuk dijadikan acuan. “Lie detector itu bukan alat bukti,” kata Kamaruddin Simanjuntak.
Lebih jauh Kamaruddin Simanjuntak mengomentari gerak-gerik Polri yang diduga seolah membantu menutupi kebohongan Ferdy Sambo.
Hal itu jelas Kamaruddin Simanjuntak, terlihat dari tidak diumumkannya hasil uji kebohongan Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.
Melihat tingkah Polri, Kamaruddin Simanjuntak menilai akan menjadi masalah baru dalam transparansi.
Baca Juga: Pahala Terus Mengalir Meski Telah Meninggal, Ini dia Jenis Sedekah Jariah dan Keutamaannya
Jika melihat hasil yang tidak dipublikasikan, Kamaruddin mencurigai kedua tersangka tersebut terbukti berbohong.
Dugaan itu kata dia merujuk pada hasil tes Bharada Richard Eliezer atau Bharad E dan Bripka Ricky Rizal (RR).
Hasil pemeriksaan mereka dikatakan Kamaruddin Simanjuntak, dengan entengnya dibuka begitu saja tanpa ada kendala apapun.
Namun, saat Ferdy Sambo dan istrinya melakukan tes yang sama, mendadak hasil tes poligraf hanya boleh jadi bahan untuk penyidik dengan alasan pro justitia.
"Kenapa Bharada E sama Bripka RR diungkap? Kenapa hasil punya Ferdy Sambo dan Putri tidak diungkap?" tanya Kamaruddin.
Lantas Kamaruddin Simanjuntak menduga jika hasil yang dimiliki Ferdy Sambo dan istrinya, diduga penuh kebohongan.
"Ada kemungkinan hasilnya berbohong. Kan begitu. Mungkin hasilnya tak memuaskan jadi ditutupi," ujar dia lagi.
Berita Terkait
-
Kesaktian Ferdy Sambo Tidak Ada yang Bisa Menandingi, Pengacara Brigadir J Sebut Percuma Pakai Lie Detector
-
Reaksi Kuat Maruf Paling Beda, Bripka RR Lihat Ada Ketegangan dan Kepanikan Sambil Bawa Pisau
-
Siapa Bohong? Susi Melihat dan Mendengar, Istri Ferdy Sambo Mengaku Saat Dibegitukan Brigadir J Tak Ada Orang
-
'Seksinya' Istri Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J, Surat Cinta Deolipa Yumara untuk Jokowi dan Kapolri: Dua Nama Jenderal Copot dari Jabatan
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo