SuaraBandung.id - Apa yang terjadi saat Anies Baswedan semakin memiliki kekuatan untuk maju menjadi calon Presiden 2024 nanti, dinilai akan terus mendapat gangguan.
Terlebih jika melihat sosok Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang dinilai tidak senang dengan menguatnya posisi Anies Baswedan.
Tentang kondisi sekarang ini, Mantan Sekjen Relawan Pro Jokowi (Projo), Guntur Siregar angkat bicara.
Dia menilai jika Presiden Jokowi adalah sosok yang pendendam, hal itu menegaskan tentang pendapat dari ekonom senior, Rizal Ramli.
Guntur mengatakan, hal yang paling terlihat adalah saat Jokowi memerintahkan Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.
Penunjukkan Heru ini dinilai membawa misi khusus untuk mempreteli kebijakan Anies Baswedan sebelumnya.
Melihat itu, Guntur lantas mempertanyakan, sebenarnya apa salah Anies Baswedan sehingga diperlakukan seperti itu.
"Apa salahnya Anies?," tanya Guntur.
Guntur menilai, selama lima tahun di bawah kepemimpinan Anies Baswedan sudah sesuai dengan harapan.
Baca Juga: DPR Dukung PLN Wujudkan Pemerataan Pelayanan Listrik di Seluruh Pelosok Indonesia
Lima tahun memimpin Ibu Kota, Anies dinilai Guntur sudah bekerja bagus dan maksimal.
Dia merasakan sendiri, di bawah kepemimpinan Anies Baswedan, tidak ada keributan seperti masa kepemimpinan Ahok.
Dengan kondisi perdamaian melalui kinerja Anies Baswedan, Guntur mengaku heran kenapa Jokowi begitu dendam kesumat dengan Anies.
Padahal, lanjut Guntur, Anies Baswedan sudah berjasa menjaga kondusifitas Jakarta sebagai pusat bisnis nasional.
"Terbukti Anies bikin Jakarta tenang, makanya Jokowi tak punya sikap kenegarawanan. Berbeda dengan SBY yang mau selesai maunya adem-adem," jelasnya.
Sebelumnya, Panda Nababan mengenal sosok Jokowi dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh memiliki bakat 'balas dendam'.
Berita Terkait
-
Dibebani Banyak Tugas Sejak Era Anies, DPRD DKI Minta Heru Budi Evaluasi Penugasan Jakpro Biar Tak Macet
-
Panas! Debat Benny Rhamdani Vs Ketua GP Mania Buntut Video Izin Tempur Ke Jokowi, Gempa Cianjur Sampai Ahok Dibawa-bawa
-
Politisi PDIP Geram dengan Manuver Relawan Jokowi: Konsentrasi Presiden Tak Boleh Diganggu!
-
Ulah Manuver Relawan Bikin Berang, Elite PDIP Minta Jangan Ada yang Ganggu Jokowi
-
Anies Baswedan akan Melanjutkan Safari Politik ke Daerah-daerah
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jalan Seko Dipercepat, Gubernur Sulsel Groundbreaking Ruas Sabbang-Tallang-Sae Rongkong
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta
-
Selain The Legend of Aang: The Last Airbender, Ini 7 Film yang Bocor Sebelum Resmi Dirilis
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Harga Terjun Bebas! Ini 7 HP Flagship yang Turun Harga Drastis di April 2026
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Pria 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah