Suara.com - Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan akan melanjutkan safari politik ke daerah-daerah.
Anies merupakan calon presiden yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat.
Pada Desember 2022, Anies akan melakukan perjalanan politik ke Aceh, Padang, dan Pekanbaru. Setelah itu, Anies akan menghadiri perayaan di Papua.
Ketua DPP Partai Nasional Demokrat Willy Aditya mengatakan selama melakukan safari politik, Anies akan didampingi Partai Nasional Demokrat, Partai Demokrat, dan PKS.
Sukarelawan pendukung juga akan turut serta dalam perjalanan ke daerah-daerah.
"Di setiap jalan Mas Anies ke daerah selalu ada koalisi. Ikut semua dan terjadi obrolan intens sehingga kerja sama di bawah juga terkondisikan," kata Willy.
Sebelum ke Pulau Sumatera, Anies melakukan safari politik ke Palu, Sulawesi Tengah.
Usai ke Palu, Anies mengatakan dia memiliki kenangan tersendiri tentang kota itu.
"Alhamdulillah, bisa kembali bertemu teman-teman semua. Bersyukur ikatan yang terbangun baik di masa bahagia maupun susah, kita rajut terus," ucap Anies.
Baca Juga: Anies Baswedan Tak Bisa Nyapres di 2024, Singgung UUD, Rocky Gerung Sebut Bukan Orang Indonesia Asli
Dia menyebut pertemuan itu seperti pertemuan dengan saudara seperjuangan.
"Sehingga rakyat Sulteng harusnya mendapat manfaat lebih banyak. Ketika kita bicara keadilan, kita ingin ada kesetaraan kesempatan, jangan sampai kita menemukan ketimpangan dalam memberi manfaat atas hasil pembangunan," katanya.
"Ikhtiar ini bukan tentang satu orang atau satu partai, tapi ini tentang Indonesia, dan kita bersyukur Nasdem mengambil keputusan tepat, sehingga kita bisa mulai bergerak dan menawarkan gagasan dan membawa misi untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Video Anies Ajak Intel Foto Bareng Usai Kepergok Viral, Ini Respons Kodam Diponegoro
-
Komisi XIII Kawal Keadilan HAM Nenek Saudah, Tekankan Penertiban Terhadap Pertambangan Ilegal
-
Darah Nenek Saudah Bikin DPR Murka, Mafia Tambang Ilegal Pasaman Terancam Dibabat Habis!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban