/
Rabu, 04 Januari 2023 | 15:05 WIB
Pemeran Romeo & Juliet, Olivia Hussey dan Leonard Whiting tak menyangka jika adegannya saat syuting masuk dalam produksi film tersebut. (Battemann)

SuaraBandung.id - Dua aktor kenamaan yang memerankan karakter Romeo & Juliet menggugat adegan mereka sendiri dalam film tersebut.

Kedua pemain,  Olivia Hussey dan Leonard Whiting tak menyangka jika adegannya saat syuting masuk dalam produksi film tersebut.

Sehingga bagian tubuh paling sensitif di antara keduanya dapat disaksikan penonton film tersebut. Akibat dari kejadian itu mereka berdua menggugat Paramount Pictures.

Para pemain mengaku saat itu usia mereka masih di bawah umur yakni antara 15 dan 16 tahun, sehingga mendapat perlindungan negara atas apa yang menjadi hak mereka.

Keduanya adalah aktor yang memerankan pasangan kekasih yang sedang dimabuk asmara. Namun sayangnya, keduanya justru bernasib sial di film Romeo and Juliet garapan Franco Zeffirelli tahun 1968.

Mereka berdua terpaksa menggugat Paramount Pictures. Mereka menuding adanya pelecehan anak dalam film tersebut merujuk pada adegan telanjang singkat mereka di film yang sangat fenomena tersebut.

Saat ini usia Olivia Hussey dan Leonard Whiting antara 70 tahunan. Sementara saat adegan tersebut diambil masing-masing keduanya baru berusia 15 dan 16 tahun. 

Mereka berdua mengakui, adegan dewasa dan ketelanjangan itu merekam adegan du kamar tidur. Bokong dan payudara mereka sangat terlihat jelas.

Hal itu diakui merupakan eksploitasi seksual pihak studio film Paramount. Mereka juga menuntut agar pihak berwenang memvonis perusahaan bersalah karena mendistribusikan gambar telanjang remaja.

Baca Juga: 7 Fakta Luna Maya yang Jarang Diketahui Banyak Orang, Lemah saat Sedang Jatuh Cinta

Seperti diberitakan AFP, dalam gugatan, awalnya Zeffirelli yang meninggal pada 2019, menjelaskan jika adegan dewasa tidak akan pernah dipublikasikan.

Dia pun menegaskan, dalam film tersebut sama sekali tidak akan ada  adegan dewasa dan ketelanjangan. 

Saat itu keduanya dijanjikan jika dalam adegan ketelanjangan, kedua aktor akan ditutupi pakaian dalam berwarna daging, meski kenyataannya tidak pernah terjadi.

Dalam gugatan mengatakan jika tergugat tidak gugur dengan membuka semua bagian sensitif yang awalnya dijanjikan akan diedit.

"Tergugat tidak jujur. Mereka diam-diam memfilmkan anak-anak di bawah umur telanjang tanpa sepengetahuan mereka," dalam isi gugatan.

"Hal itu dinilai yang melanggar undang-undang negara bagian dan federal yang mengatur ketidaksenonohan dan eksploitasi anak di bawah umur untuk mendapatkan keuntungan," kata gugatan itu, dikutip Rabu (4/1/2022).

Load More