SuaraBandung.id - Dua aktor kenamaan yang memerankan karakter Romeo & Juliet menggugat adegan mereka sendiri dalam film tersebut.
Kedua pemain, Olivia Hussey dan Leonard Whiting tak menyangka jika adegannya saat syuting masuk dalam produksi film tersebut.
Sehingga bagian tubuh paling sensitif di antara keduanya dapat disaksikan penonton film tersebut. Akibat dari kejadian itu mereka berdua menggugat Paramount Pictures.
Para pemain mengaku saat itu usia mereka masih di bawah umur yakni antara 15 dan 16 tahun, sehingga mendapat perlindungan negara atas apa yang menjadi hak mereka.
Keduanya adalah aktor yang memerankan pasangan kekasih yang sedang dimabuk asmara. Namun sayangnya, keduanya justru bernasib sial di film Romeo and Juliet garapan Franco Zeffirelli tahun 1968.
Mereka berdua terpaksa menggugat Paramount Pictures. Mereka menuding adanya pelecehan anak dalam film tersebut merujuk pada adegan telanjang singkat mereka di film yang sangat fenomena tersebut.
Saat ini usia Olivia Hussey dan Leonard Whiting antara 70 tahunan. Sementara saat adegan tersebut diambil masing-masing keduanya baru berusia 15 dan 16 tahun.
Mereka berdua mengakui, adegan dewasa dan ketelanjangan itu merekam adegan du kamar tidur. Bokong dan payudara mereka sangat terlihat jelas.
Hal itu diakui merupakan eksploitasi seksual pihak studio film Paramount. Mereka juga menuntut agar pihak berwenang memvonis perusahaan bersalah karena mendistribusikan gambar telanjang remaja.
Baca Juga: 7 Fakta Luna Maya yang Jarang Diketahui Banyak Orang, Lemah saat Sedang Jatuh Cinta
Seperti diberitakan AFP, dalam gugatan, awalnya Zeffirelli yang meninggal pada 2019, menjelaskan jika adegan dewasa tidak akan pernah dipublikasikan.
Dia pun menegaskan, dalam film tersebut sama sekali tidak akan ada adegan dewasa dan ketelanjangan.
Saat itu keduanya dijanjikan jika dalam adegan ketelanjangan, kedua aktor akan ditutupi pakaian dalam berwarna daging, meski kenyataannya tidak pernah terjadi.
Dalam gugatan mengatakan jika tergugat tidak gugur dengan membuka semua bagian sensitif yang awalnya dijanjikan akan diedit.
"Tergugat tidak jujur. Mereka diam-diam memfilmkan anak-anak di bawah umur telanjang tanpa sepengetahuan mereka," dalam isi gugatan.
"Hal itu dinilai yang melanggar undang-undang negara bagian dan federal yang mengatur ketidaksenonohan dan eksploitasi anak di bawah umur untuk mendapatkan keuntungan," kata gugatan itu, dikutip Rabu (4/1/2022).
Atas tindakan tersebut, keduanya saat ini menantikan proses ganti rugi ratusan juta dolar. Selama ini keduanya kerap mendapat perasaan bersalah atas apa yang terjadi.
Keduanya mengklaim mendapat penderitaan mental dan tekanan emosional dalam lima setengah dekade sejak film tersebut dirilis.
"(Paramount) memiliki gambar ketelanjangan di bawah umur, yang seharusnya dihapus dari film. Itu pasti akan menjadi awal," kata wakil para aktor, Solomon Gresen.
"Gambar anak-anak yang eksplisit secara seksual itu buruk dan tidak boleh ditoleransi," tambahnya.
"Jika mereka berusia di bawah 16 tahun, maka mereka di bawah 16 tahun. Ini adalah gambar seksual eksplisit dari orang di bawah umur, itu harus dilarang," tegasnya.
Hingga saat ini sama sekali belum ada tanggapan dari Paramount soal ini. (*)
Berita Terkait
-
Sasha Grey Hingga Sora Aoi: 5 Mantan Artis Bokep Ini Tak Lagi Main Film Dewasa, Sibuk Apa Sekarang?
-
Fakta-Fakta 'Kupu-Kupu Malam', Series Rating Dewasa dengan Penuh Adegan Ranjang
-
7 Fakta Tak Terduga Jepang, Negara Penakluk Jerman di Piala Dunia 2022
-
Sejoli Kebaya Merah Ternyata Produksi 92 Video Porno dan 100 Foto Telanjang
-
Bintang Film Dewasa Ini Ingin Berkunjung ke Indonesia Gegara Siskaeee
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Purbaya Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,6% di Q1 2026 Berkat Stimulus Ekonomi Rp 911 M
-
Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi
-
Prabowo Ngaku Dapat Laporan: Kemiskinan hingga Pengangguran di Daerah Menurun
-
Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
-
Dari Sirkuit ke Streetwear, Formula 1 Kini Resmi Jadi Inspirasi Fashion Global
-
Gagal Total! Niat Rujuk dan Poligami Insanul Fahmi Ditolak Mentah-Mentah oleh Wardatina Mawa
-
Noel Bongkar Teka-teki Parpol Tiga Huruf Berinisial 'K' di Kasus Korupsi K3 Kemenaker
-
Purbaya Sebut Rating Moody's Offside, Klaim Ekonomi RI Akan Ekspansif hingga 2031
-
IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp 10,7 Triliun Sepanjang 2025