- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis ekonomi Indonesia tumbuh 5,6% pada kuartal pertama tahun 2026.
- Optimisme ini didukung stimulus ekonomi Ramadan dan Lebaran 2026 senilai Rp911,16 miliar untuk menggerakkan perekonomian.
- Stimulus tersebut berupa diskon transportasi meliputi kereta api 30%, laut 30%, penyeberangan 100%, dan pesawat 17–18%.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa percaya diri kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,6 persen di kuartal pertama (Q1) 2026.
Menkeu Purbaya beranggapan kalau itu terjadi berkat adanya program stimulus ekonomi untuk Ramadan dan Lebaran 2026 yang diperkirakan menelan anggaran Rp 911,16 miliar.
"Kami kasih diskon itu agar menggeret perekonomian," kata Purbaya, dikutip dari Antara, Jumat (13/2/2026).
Berbekal itu ia meyakini pertumbuhan ekonomi RI pada triwulan pertama bisa mencapai 5,6 persen.
"Kalau pertumbuhan ekonomi kuartal satu proyeksinya 5,6 persen kira-kira," jelasnya.
Stimulus ekonomi 2026 berupa diskon tarif transportasi
Sebelumnya Pemerintah resmi menerbitkan paket kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa total anggaran yang disiapkan untuk program diskon transportasi tersebut mencapai Rp911,16 miliar.
“Tahun ini, dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar, yang berasal dari APBN maupun non-APBN,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Purbaya Sebut Rating Moody's Offside, Klaim Ekonomi RI Akan Ekspansif hingga 2031
Paket tersebut mencakup diskon kereta api sebesar 30 persen, angkutan laut 30 persen, jasa penyeberangan 100 persen, serta potongan harga tiket pesawat sebesar 17–18 persen.
Berita Terkait
-
Purbaya Sebut Rating Moody's Offside, Klaim Ekonomi RI Akan Ekspansif hingga 2031
-
Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah
-
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI
-
Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!
-
Purbaya Minta Publik Tak Banyak Protes MBG, Klaim Dibutuhkan Masyarakat
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang
-
TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun
-
Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun
-
BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh