/
Kamis, 12 Januari 2023 | 09:06 WIB
Kolase foto Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto dan dua pelaku penculikan dan pembunuan bocah 11 tahun di Makassar. Gila begini cara pelaku menghabisi korban. (bandung.suara.com)

SuaraBandung.id - Pelaku akhirnya melampiaskan nafsunya lantaran orang yang akan membeli ginjal korban tidak bisa dihubungi alias menghilang.

Kedua pelaku lantas mengumbar nafsu setannya dengan cara sangat keji pada jasad korban.

Seperti apa kejadian penculikan, pembunuhan, dan jual beli organ dalam?

Dari keterangan yang diterima organ ginjal korban tidak jadi diambil.

Alasan kedua pelaku AR dan MF akhirnya tidak jadi mengambil organ dari korban, lantaran tidak tahu posisi ginjal.

Lantaran sudah terlanjur membunuh korban, pelaku akhirnya melampiaskan nafsu ingin kayanya dengan membuang jasad korban di bawah jembatan.

Kedua pelaku saat itu mengaku kebingungan tentang letak dari ginjal dan jantung manusia. 

Bukan itu saja, kedua pelaku juga mendadak tidak bisa menghubungi orang yang akan membeli ginjal tersebut.

Dikatakan pelaku, orang yang bertransaksi organ tidak membalas pesan dari salah satu pelaku tersebut. 

Baca Juga: SADIS! 2 Pelaku Menculik dan Membunuh Bocah SD, Incar Ginjal untuk Dijual, Uang Ratusan Juta Dipakai Bangun Rumah

Merasa buntu, pelaku melampiaskan nafsunya dengan cara membuang jasad korban. 

Jasad korban yang dibunuhnya dibuang di bawah jembatan di Jalan Inspeksi PAM Timur di sekitar Waduk Nipa-Nipa. 

Rilis penangkapan dua pelaku penculik, pembunuh, dan penjual organ dalam korban dikutip dari @polrestabes_makassar:

Polsek Panakkukang Polrestabes Makassar ungkap kasus pembunuhan berencana terhadap korban anak di bawah umur. Dua tersangka diamankan yakni inisial A (17) dan F (14).

Kedua tersangka tega membunuh bocah anak kelas lima SD dan membuang mayatnya di kolong jembatan.

Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Lando Selasa (10/01/2023) menerangkan, bermula pelaku menjemput korban menggunakan sepeda motor di tempat perbelanjaan (indomaret).

Load More