/
Kamis, 19 Januari 2023 | 13:01 WIB
Kolase foto Aji Yusman dan Denny Sumargo. Aji Yusman mengaku mendapat cobaan yang menurutnya sangat berat saat diterpa krisis keuangan. Nyawa istri sampai jadi taruhan. (bandung.suara.com)

SuaraBandung.id - Kisah luar biasa dibagikan Aji Yusman saat dirinya kesulitan ekonomi. Di saat krisis keuangan itu, Aji Yusman mengaku mendapat cobaan yang menurutnya sangat berat.

Dia sudah gelap mata dan tidak tahu jalan keluar untuk menyelamatkan nyawa istrinya yang ketika itu ada bayi di dalam rahim sang istri.

Beratnya ujian itu, lantaran kondisi bayi dalam rahim sang istri sudah meninggal delapan hari lamanya.

Jika tidak segera dikeluarkan, bukan tak mungkin Aji Yusman bisa kehilangan sang istri yang sudah setia menemaninya dan memberi tiga anak.

Aji Yusman mengaku yang dia bisa hanya berdoa dan bergantung pada pertolongan Allah.

Dia lantas menceritakan bagaimana melihat sang istri berjuang bertaruh nyawa demi mengeluarkan jasad bayi yang delapan hari sudah meninggal di dalam rahim.

Secara kedokteran, jika dibawa ke rumah sakit maka jalan cepat adalah operasi caesar. Namun, Aji Yusman mengaku saat itu dirinya tidak memiliki banyak uang untuk melakukan tindakan itu.

Aji Yusman kemudian hanya bisa menguatkan sang istri dengan kata-kata "kuat".

Setelah itu, Aji Yusman mengatakan jika jenazah buah hati keempatnya itu masih ada di rahim sang istri, Siskia. 

Baca Juga: Sia-Sia! Sudah Dijaga TNI-Polri Plus 500 Steward, Laga Persib Masih Saja Kecolongan, Suporter Lolos Bawa Flare hingga Didenda Ratusan Juta

Saat mengalami kendala finansial, Aji Yusman bukan tidak ingin mengevakuasi jenazah bayinya itu secara cepat.

Dia mengaku batinnya tersiksa mendengar istri kesakitan dengan kondisi jenazah bayi masih tetap berada di dalam rahim Siskia selama beberapa hari. 

Aji Yusman sadar betul jika keselamatan istrinya dalam bahaya. 

Pada hari keenam, Aji menceritakan kondisi istrinya sudah semakin mengkhawatirkan.

Siskia sudah beberapa kali muntah dan sakit kepala hebat, sementara dirinya hanya meminta sang istri untuk bertahan.

"Sudah nggak ada waktu lagi (mengeluarkan bayi). Terhitung sudah hari keenam," kata Aji Yusman berkisah saat jadi bintang tamu dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo baru-baru ini.

"Sakit kepala sudah berkali-kali lipat. Muntah-muntah, di bagian perut udah parah," ucap Aji di kanal Youtube berjudul "ANAK GW UDAH MENINGGAL 8HARI DALAM KANDUNGAN & GW GAK ADA BIAYA BUAT OPERASI ".

"Tapi itu masih gue (minta istri) tahan. Gue tau itu bahaya, gue tau itu bohong." 

"Gak apa-apa, kamu kuat kok," katanta mengingat momen tersulit. 

"Padahal nggak bisa sebenarnya. Gue nggak ada jalan lain," ucap Aji.
 
Kemudian haru berganti masuk ke hari ketujuh. Aji Yusman sangat bersyukur Allah memberinya jalan.

Dia mendapat kabar dari seorang kerabatnya. Saat itu Aji ditawari untuk segera membawa istrinya ke sebuah rumah sakit swasta dan segera ditangani. 

Kemudian setiba di rumah sakit, ternyata istri Aji masih belum bisa langsung ditangani.

"Jadi kita sampai rumah sakit yang teman gue itu, jam setengah 4 sore kita sampai." 

"Gue nggak ketemu sama dokter obgyn-nya sampai jam 5 pagi besoknya." 

"Itu hanya bidan dan timnya. Kita masuk setengah 4 sore (di IGD), baru dapat dapat kamar perawatan itu jam 11," kata Aji Yusman.

Kemudian pada hari kedelapan, Aji mendapati istrinya sedang merasakan kesakitan teramat sangat, yang ternyata sedang kontraksi hebat.

Kemudian tidak lama dari kejadian itu, jasad bayi di dalam rahim sang istri keluar sendiri melalui proses persalinan normal.

"Belum ketemu dokternya. Sampai jam 5 pagi. Setengah 6 seperti orang mau lahiran. Begitu dicek, udah pembukaan 4. Normal bro. Setengah 7, keluar (lahir). Kayak bentuk paket bro," ucap Aji Yusman bercerita. (*)

Load More