SuaraBandungBarat.Id - Pemerintah resmi telah menaikkan harga BBM bersubsidi pada hari ini, Sabtu (03/09/2022) pukul 15.30 WIB.
Harga BBM bersubsidi dinaikkan, pertalite menjadi 10.000/liter, sementara harga solar bersubsidi naik menjadi 6.800/liternya.
"Disisi lain pemerintah juga menaikkan harga BBM jenis Pertamax (non subsidi) menjadi 14.500 per liternya. Kenaikan harga BBM tersebut jelas akan membuat inflasi di tanah air mengalami kenaikan tajam," kata Pengamat Ekonomi, Gunawan Benjamin, Sabtu (3/9/2022).
Kenaikan harga BBM tersebut, lanjutnya, Inflasi akan beranjak naik dalam rentang 5.7% hingga 6.4%. Dan sudah pasti kenaikan harga BBM tersebut akan langsung membuat sejumlah kebutuhan masyarakat khususnya bahan pangan mengalami kenaikan. Dan kenaikan harga BBM itu akan membuat daya beli masyarakat menurun.
"Setelah BBM mengalami kenaikan, upaya yang bisa dilakukan adalah mengawasi tata niaga barang dan jasa. Terlebih untuk kelompok jenis barang dan jasa yang produsenya menjadi kelompok yang menguasai barang dan jasa di pasar," tambahnya.
Hal ini, lebih jauh Benjamin mengatakan untuk mencegah terjadinya lompatan harga yang terbentuk dari aksi oligopoli maupun monopoli. Dengan dinaikkannya harga BBM tersebut, seyogyanya pemerintah sudah memiliki hitung hitungan harga keekonomian dari produk barang dan jasa.
"Sehingga akan ada indikasi awal yang bisa dijadikan patokan untuk menelusuri dugan-dugaan praktek kartel dalam menentukan harga barang dan jasa setelah kenaikan harga BBM itu sendiri. Tentunya kita tidak menginginkan adanya pihak pihak tertentu yang menggunakan kesempatan dari kenaikan harga BBM ini untuk mendongkrak harga diluar batas kewajarannya," ucapnya.
"Bidang transportasi akan menjadi sektor yang akan secara instan menaikkan tarif jasanya. Dengan kenaikan tarif jasa angkutan tersebut, maka produk lainnya yang menggunakan jasa transportasi juga ikut mengalami kenaikan," imbuhnya.
Dalam hal ini, lanjut Benjamin, hampir semua produk barang dan jasa berpeluang untuk naik. Kecuali untuk produk makanan dan minuman hasil olahan perusahaan. Mungkin kenaikan akan ditunda terlebih dahulu, meskipun saya berkeyakinan bahwa harga dinaikkan akan tetap terjadi. Kalaupun tidak naik kuantitasnya akan dikurangi.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Serial "The Lord of The Rings: The Rings of Power" Episode 1
"Disisi lain, kenaikan harga BBM tersebut belum tentu akan membuat penyesuaian pendapatan atau gaji akan mengalami perubahan. Umumnya kenaikan gaji selalu diperhitungkan di awal tahun. Dan kenaikan gaji setelah kenaikan harga BBM saat ini belum tentu akan direspon langsung oleh perusahaan. Jadi kenaikan harga BBM ini akan lebih membebani daya beli, sementara pemulihan pendapatan belum akan terjadi," tambahnya.
Hasilnya, ujar Benjamin, kelas masyarakat yang pendapatannya sebesar 3.5 juta kebawah akan mendapatkan bantuan subsidi upah. Tetapi bagi kelas pekerja lainnya yang pendapatannya juga kecil atau sempat kehilangan pekerjaan, harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan dana bantuan dalam bentuk lainnya.
Berita Terkait
-
Pastikan Persediaan BBM Aman, Dirut Pertamina Lakukan Pemantauan dari Layae Command Center
-
Harga Minyak Dunia Turun, Ini Alasan Pemerintah Malah Menaikkan Harga BBM
-
Harga BBM Naik, Sejumlah SPBU di Wilayah Depok Dijaga Polisi
-
Harga BBM Naik, Persatuan Driver Ojek Jogja Kian Menjerit
-
Kenaikan Harga BBM Bikin Hidup Rakyat Makin Sulit, Federasi Serikat Buruh Militan Tuntut Upah Naik 100 Persen
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh