/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:46 WIB
Penampakan Kuat Maruf saat menjalani sidang sebagai terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. (Suara.com/M Yasir)

SuaraBandungBarat.id - Dari empat terdakwa di luar Ferdy Sambo, nama Kuat Maruf jadi sorotan.

Sejak namanya disebut, keberadaan Kuat Maruf sudah banyak dipertanyakan, dimana sebagai ART dinilai begitu dekat dengan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo.

Bahkan di saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, peran Kuat Maruf begitu sangat dominan saat di lokasi Magelang.

Beberapa kali, Kuat Maruf berada di dalam kamar Putri Candrawathi, yang disebut-sebut untuk memastikan kondisi Putri yang katanya baru mendapatkan pelecehan seksual dari Brigadir J.

Namun bukan itu saja, Kuat MAruf bahkan diketahui sudah membawa pisau, bahkan Bripka RR melihatnya dalam keadaan marah pada Brigadir J.

Posisi Kuat Maruf yang membawa pisau di TKP Magelang ini rupanya tidak ada yang menyuruh, alias inisiatif sendiri.

Dari saa Bripka RR melihat ada masalah besar antara Kuat Maruf dan Brigadir J, hingga seorang pembantu menghunus pisau.

Bahkan Kuat Maruf menggunakan pisau tersebut untuk menghalangi Brigadir J bertemu Putri.

Rupanya apa yang dilakukan Kuat Maruf ini dibacakan kembali dalam dakwaan oleh 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perdana Ferdy Sambo, Senin (17/10/2022).

Baca Juga: Lima Personil Polda Sumbar Dipanggil Divpropam Mabes Polri Terkait Kasus Irjen Teddy Minahasa

Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU, Kuat Maruf seolah-olah begitu bernafsu ingin menghabisi Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Bahkan Kuat Maruf terus membawa pisau semenjak kejadian di Magelang hingga Jakarta.

Kuat Maruf seperti sudah siap-siap dengan menghunus pisau sejak di Magelang, Kuat Maruf.

Sejatinya Kuat Maruf adalah hanya sebagai asisten rumah tangga pribadi di keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Kuat Maruf dalam dakwaan yang dibaca JPU, rupanya banyak melakukan aktivitas di tiga TKP secara mandiri atau inisiatif sendiri.

Tidak pernah Ferdy Sambo memberi perintah atau memberi tugas pada Kuat Maruf dalam rencana pembunuhan Brigadir J.

Load More