/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 20:57 WIB
Bharada E

SuaraBandungBarat.id – Kehadiran pihak keluarga almarhum Brigadir J pada persidangan terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E sebagai saksi menambah bukti – bukti baru. Terkait pembunuhan yang direncanakan oleh Ferdy Sambo cs, terjadi momen emosional di ruang sidang.

Persidangan yang digelar pada Selasa (26/10/2022) menunjukkan ibunda Brigadir J yakni Rosti Simanjuntak yang menangis histeris sambil mengatakan hal yang menusuk hati. Ibunda mendiang ini mengatakan bahwa nyawa adalah hak Tuhan.

Dikutip dari akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall pada Rabu (26/10/2022), Rosti terbata sambil menangis seraya mengucapkan, "Dengan mata terbuka anak saya dihabisi. Anak saya dicabut nyawanya. Nyawa itu adalah hak Tuhan".

Ibu dari Yosua ini juga mengaku dirinya sering menangis meratapi kepergian putra kesayangan yang telah tiada. Apalagi ketika mengetahui bahwa putranya dihabisi dengan cara ditembak oleh atasannya sendiri yakni Ferdy Sambo.

"Menangis histeris setiap hari, siang dan malam”, ungkapnya.

Rosti juga memohon kejujuran dari Bharada E agar bisa mengungkap kasus tersebut demi ketenangan arwah sang anak. Di depan majelis hakim, ibunda memohon sambil menangis.

"Jadi kamu mohon, Nak, agar arwah anak kami tenang. Tolong berkata jujur, Nak. Jeritan darahnya, tangisannya, biar Tuhan menerima di sisinya”, tuturnya.

Momen ini menyentuh hati orang – orang yang ada di ruang sidang dan masyarakat yang melihat video persidangan ini. Tangisan penuh harap dari ibunda korban yang mengharap kejujuran dari pelaku penembakan yakni Bharada E memenuhi ruangan PN Jakarta Selatan.

"Itulah satu kerinduan orang tua yang mengasihi anaknya. Mohon Bharada E, ini (saya) sebagai ibu, kamu juga punya ibu", tambahnya.

Baca Juga: Jarang Terdengar, 5 Pemain Ini Sukses Antar Negaranya Juara Piala Dunia

Permohonan tulus Rosti kepada Bharada E yaitu untuk berkata sejujur – jujurnya tanpa ada fakta yang ditutup – tutupi dalam sidang pembunuhan berencana terhadap putra tercintanya.

"Mohon berkata jujur anakku, jangan ada yang dibohong-bohongi, jangan ada yang ditutup-tutupi", ucap Rosti sambil berharap.

Sang ayah yakni Samuel Hutabarat tidak diam saja, ia juga memohon kepada Eliezer untuk berkata jujur. Ketabahan dan ketenangan Samuel tertuang dalam permohonan kepada terdakwa.

"Orang jujur dan mengakui kesalahannya, Tuhan akan menolong. Itu yang kami mohon dan keluarga besar, (termasuk) saya selaku ayahnya dan ibunya", tutur Samuel. (*)

Artikel ini telah tayang di fresh.suara.com dengan judul “Bikin Mewek! Ibu Brigadir J Mohon Mohon pada Bharada E: Dengar Jeritan Darahnya”

Load More