SuaraBandungBarat.id - Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jambi, AKBP Kristian Adi Wibawa mengatakan pihaknya telah menerima laporan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang perempuan pemilik rental PlayStation (PS) di Jambi.
Sebagaimana diketahui, pelaku berinisial YSA (20) ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di Mapolda Jambi dengan kasus pelecehan seksual anak di bawah umur.
YSA memperdaya korbannya dengan mengiming-imingi akan dikasih kesempatan main PS gratis.
Menurut beberapa sumber, apa yang dilakukan tersangka tersebut adalah salah satu jenis pelecehan seksual, Sextortion.
Secara sederhananya, Sextortion dapat dipahami sebagai penyalahgunaan kekuasaan yang dimiliki untuk mendapatkan keuntungan secara seksual.
FBI bahkan mengatakan, bahwa banyak korban Sextortion adalah anak di bawah umur, hal karena acapkali anak-anak tidak mengetahui potensi ancaman.
Selain itu, pun lebih disebabkan mereka mudah diintimidasi dan diiming-imingi sesuatu.
Tentang Sextortion yang menimpa anak-anak di Jambi hal ini lebih ditegaskan karena adanya relasi kuasa antara si pemilik PS dengan anak-anak.
Si pemilik PS menggunakan kekuasaannya untuk memuaskan nafsu birahinya.
Baca Juga: Kisah Dramatis Eks Pemain Chelsea yang Selamat dari Reruntuhan Gempa Turki
Maka, untuk melindungi anak-anak kita dari perilaku pelecehan seksual dapat dilakukan dengan banyak seks edukasi.
Selain itu, perlu pula agar anak diajarkan untuk mulai berkata tidak pada sentuhan atau aktifitas yang tidak diinginkan pada anak.
Agar kemudian, anak berani jika ada orang yang diduga akan melakukan pelecehan seksual.
Terutama tentang hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan akan kaitannya dengan pergaulan lawan jenis.
Mengingat, berdasarkan catatan KemenPPPA kasus pelecehan terhadap anak mencapai 9.588 kasus pada tahun 2022 lalu.
Dan kasus pelecehan terhadap belasan anak di Jambi menambah catatan buruk upaya mengentaskan pelecehan seksual di Indonesia.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
-
Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
-
'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK
-
4 Rekomendasi HP Infinix Baterai Jumbo Paling Murah yang Tahan Lebih dari Dua Hari
-
Respons Jay Idzes Jelang Dilatih John Herdman, Tebar Optimisme ke Timnas Indonesia
-
Huawei Watch GT Runner 2 Meluncur Global: Smartwatch Ringan dengan Fitur Lari Canggih
-
Sang Kakak Ungkap Pertimbangan Jenazah Cucu Mpok Nori Ditumpuk