SuaraBandungBarat.id - Vino G Bastian yang menjadi pemeran utama dalam film Buya Hamka memerlukan riset terhadap tokoh Nasional yang ia perankan.
Vino G Bastian mengungkpkan bahwa sosok Buya Hamka ini mempunyai berbagai sudut pandang, sehingga ia melakukan riset terhadap keluarga Buya secara langsung untuk mencari kumpulan informasi otentik mengenai sosok Ulama besar ini.
" Hamka ini sendiri pun punya berbagai sudut pandang, jadi orang yang mengidolakan dia juga punya berbagai pemikiran. Kalau misalnya kaya gini terlalu banyak mendengarkan juga dan membaca tulisan-tulisan lain, tapi ngga akan otentik selain dari keluarga yang benar-benar mengenal dan hidupnya sama dia, " jelasnya dikutip dari Youtube The Sungkars, Rabu, (29/03/2023).
Setelah ia bertemu dengan keluarga Buya Hamka, Vino mendapat beberapa informasi penting mengenai pemikirannya. Pihak keluarga Hamka ingin memunculkan semangat jiwa tokoh Nasional itu kepada generasi sekarang.
" Jadi ketemu dengan anak-anaknya sehingga dapat beberapa masukan, tapi itu baru berupa pemikiran. Setelah itu mencari tahu permukaannya Buya mulai dari cara dia ngomong, cara berjalan dan yang lainnya, " ungkapnya.
" Walau pun menurut keluarga yang ingin memunculkan semangat, dan lebih ke jiwanya Buya Hamka yang ingin kita tularkan ke generasi yang sekarang, " tambahnya.
Kendati demikian, Vino melihat dari berbagai tulisan Buya Hamka dari waktu ke waktu untuk menambah pendalaman karakter tokoh yang diperankannya.
" Tapikan yang namanya aktor butuh itu juga kan, cuman footagenya beliau ada saat ceramah di TVRI tapikan hanya sebatas wajah saja dan itu pun sudah tua. Akhirnya dari situ ditarik waktu Buya di tahun 30-an, 50-an, sama 70-an itu semangat Buya beda dilihat dari tulisannya, " paparnya.
" Aku menafsirkan bahwa Buya ketika umurnya masih muda sedinamis ini, sekeras ini karena banyak tulisan-tulisan kritik terhadap pemerintah. " tandasnya. (*)
Baca Juga: Pemda DIY Didesak Bentuk Satgas Pemberantasan Kejahatan Jalanan di Tengah Maraknya Aksi Klitih
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar