SUARABANDUNGBARAT - Kejadian horor di sebuah kampus di daerah Bekasi telah menimbulkan kehebohan dan ketakutan bagi para narasumber yang bekerja dan belajar di sana.
Sebuah kisah mencekam tentang pengalaman mereka dengan berbagai makhluk halus dan gangguan supernatural yang berujung pada penutupan kampus.
Narasumber dari kisah horor ini adalah seorang OB (Office Boy) yang pernah bekerja di kampus tersebut.
Dalam sebuah wawancara yang diunggah oleh kanal YouTube "Lonceng Mystery," narasumber tersebut berbicara tentang serangkaian kejadian mistis yang terjadi di kampus selama beberapa tahun.
Menurut narasumber tersebut, kampus ini memiliki sejarah yang cukup kelam. Kampus tersebut dulunya adalah bekas gedung bank yang kemudian digunakan sebagai tempat pembuangan mayat dan bayi.
Kampus ini baru berdiri sekitar tahun 2009 setelah lama kosong, dan sejak saat itu, berbagai gangguan supernatural mulai terjadi.
Salah satu kejadian horor yang disampaikan oleh narasumber adalah pengalaman dia di lantai tiga kampus.
Dia mendengar suara-suara aneh, seperti suara mandi di atas plafon, suara anak kecil yang berlari-lari, dan bahkan teriakan yang terdengar seperti kuntilanak. Suasana mencekam ini membuatnya sering merasa terganggu dan merasa ada sosok-sosok halus di sekitarnya.
Tak hanya itu, narasumber juga mengungkapkan bahwa kampus ini pernah mengalami beberapa kali kejadian kesurupan massal yang melibatkan mahasiswa dan staf.
Baca Juga: Horor! Kerusuhan Dago Elos, Polisi Klaim Gas Air Mata Diarahkan pada Kelompok Anarkis
Sejumlah mahasiswa dikisahkan mengalami kesurupan dan berperilaku aneh. Ada yang berlari-lari, menangis, atau bahkan berbicara dengan suara aneh. Kejadian ini menyebabkan kepanikan di kalangan mahasiswa dan staf.
Kisah yang paling mencengangkan adalah pengalaman narasumber saat melihat sosok wanita dengan wajah rusak dan mata hitam di dalam server ruangan kampus.
Pengalaman ini membuatnya yakin bahwa kampus ini benar-benar dihuni oleh berbagai makhluk halus yang terus mengganggu.
Karena serangkaian kejadian misterius ini, akhirnya kampus tersebut memutuskan untuk menutup operasionalnya.
Mahasiswa dan staf merasa tidak lagi aman dan nyaman berada di sana. Beberapa mahasiswa bahkan mengalami trauma akibat pengalaman horor yang mereka alami.
Kisah horor di kampus Bekasi ini menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial dan platform daring.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus