Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan pria muda tengah duduk di teras rumah. Pria tersebut ingin memperlihatkan desanya yang terapung di atas air.
Kampung tersebut bahkan disebut sebagai desa tanpa daratan, sebab sepanjang mata memandang dari atas hanya terlihat perairan.
Melalui postingan video yang diunggah oleh akun TikTok @ke.luarbentar, tampak seluruh bangunan berdiri di atas air.
Diketahui, desa tanpa daratan tersebut berada di Muara Enggelam, Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Karena berada di atas Muara Enggelam, desa tanpa daratan tersebut dijuluki dengan Desa Muara Enggelam.
"Muara Enggelam selalu istimewa," tulis pemilik akun dalam keterangan ungahan video tersebut.
Dalam video yang berdurasi 14 detik tersebut, pemilik akun mengambil gambar seluruh desanya menggunakan drone.
Tampak seperti desa pada umumnya, desa tanpa daratan tersebut juga memiliki gerbang masuk.
Gerbang masuk tersebut nampak menjulang tinggi dengan tiang gapura yang menyangga nama desa. Kemudian di bagian atasnya terlihat ada lambang negara Garuda Pancasila yang berwarna putih.
Baca Juga: Kecurangannya Dibongkar Mahfud MD, Ini Perbedaan Pemilu Zaman Orde Baru dan Sekarang
Video tersebut juga memperlihatkan rumah-rumah warga yang berjejer dan masjid yang berdiri megas di atas perairan. Selain itu, juga ada perahu sebagai alat transportasi warga Desa Muara Enggelam.
Sontak saja, video viral itupun mencuri perhatian warganet. Banyak yang memberikan tanggapan dengan berbagai komentar.
“Cakep banget,” tulis salah satu pengguna TikTok.
“Keren ni gak ada yang adu kekayaan parkir mobil mewah,” sahut yang lain.
“Mantul dah, jadi tetangga pada gak bersaing punya mobil atau motor,” timpal lainnya.
“Adem banget,” tulis akun yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial