Timnas J-23 berhasil menang melawan Chinese Taipei. Skornya pun tak tanggung-tanggungm yakni 9-0.
Melihat skora yang besar tersebut, Shin Tae Yong lantas memberikan komentar. Dari unggahan @lingkarfootball, Shin Tae Yong menyebut ada perkembangan dari level sebelumnya yang dialami Timnas U-23.
Keterangan itu ditulis admin di foto yang diunggah. Kutipan yang diklaim dari Shin Tae Yong ditaruh di gambar.
"KEMENANGAN DENGAN SKOR YANG BESAR HARI INI MENUNJUKKAN SEPAK BOLA INDONESIA SEDANG BERKEMBANG DARI LEVEL SEBELUMNYA," tegasnya, disadur Minggu (10/09/2023).
Admin dari akun tersebut juga memberikan keterangan lain. Ia menyatakan hal senada.
Ia seolah setuju dengan perkataan pelatih asal Korea Selatan tersebut. Yang menyebut Timnas U-23 punya perkembangan.
"Memang betul sekali Coach (Shin Tae Yong), Permainan Timnas sekarang jauh berkembang pesat dari Aliran bola yang alus, tiki-taka, bek nya solid, dan stamina stabil hingga full time," tuturnya.
Admin juga menyindir soal gaya permainan Timnas U-23 yang dulu. Ia menyatakan, kala itu permainannya cuma bisa gocek kiri-kanan sampai ke arah tribun, memberikan umpan lambung ke arah suporter, lalu kelelahan.
"Berbeda sekali dengan Timnas yang dulu coach, kalau dulu gaya permainannya gocek kiri-kanan sampai ke arah tribun, Umpan lambung ke arah suporter, menit 60 ke atas sudah engap-engap an ," sambatnya.
Baca Juga: Jennifer Bachdim Tak Masalah Suaminya Pengangguran : Kini Dia Bisa Tinggal di Rumah
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang menuliskan komentar tak terduga.
"Jaman Sty para pemain naturalisasi mainnya klop semua jir gaada yg gagal, mana pemain top semua, stamina pemain juga udah jauh meningkat, sekarang main 120 menit pun masih berapi api semangatnya ," terang @hlmys*****.
"Rafael terlalu ganteng hann," puji @muham*****.
"Sepakat. Kadang tercermin saat kita yg orang umum ini maen fun futsal ato sepakbola. Kebanyakan maen dribble sampe depan gawang. Tp jarang ada yg maen passing. Begitu ada yg maen passing, biasanya malah gak dianggep. ," tutur @dodik*****.
"Dulu menit 60 gmna g ngap2'an maen bola ngandelin lari capek sebelum game berakhir," beber @1.rob*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu
-
BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok
-
Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa