Ahmad Dhani selain terkenal dengan musiknya juga terkenal dengan kontroversinya.
Bahkan gosip keluarganya pun jadi perhatian warganet.
Terutama kisah asmara, perceraian hingga caranya mendidik anak-anaknya, Al, El dan Dul.
Dalam sebuah akun, diperlihatkan sebuah video yang menampilkan komentar Ahmad Dhani soal Al. El dan Dul.
Di sana ia meminta Al, El dan Dul untuk tak perlu menuruti kemauan ibundanya, Maia Estianty.
Akun @kecap_bango1928 pada Sabtu (16/9/2023), Ahmad Dhani dengan tegas menyatakan bahwa anak-anaknya harus mengikuti hati nurani mereka sendiri dan tidak selalu mengikuti kemauan sang ibu.
Menurutnya bagi seorang laki-laki, terutama dalam hal pendidikan, untuk memiliki pemikiran dan pilihan hidup yang independen.
"Kalau El kuliah, kalau Al nggak, Dul juga nggak. Saya memang membebaskan mereka, sih."
Ia juga menilai bahwa mengikuti keinginan orang tua adalah langkah berbakti seorang anak, namun bukan berarti anak tidak boleh menentukan jalan hidupnya sendiri.
Baca Juga: Mulan Jameela Ungkap Banyak Hikmah Menikah Dengan Ahmad Dhani
Saat ketiga anaknya mencoba mengikuti kemauan Maia Estianty, ia pernah marah dan memberi mereka nasihat.
"Kamu jangan ikutin bundamu, apa yang kamu ikuti kata hatimu. Kamu jangan ikuti ayah juga, jangan ikuti bunda, ikuti katamu sendiri." Ujarnya.
Pendekatan Ahmad Dhani ini menunjukkan pentingnya memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk menjalani kehidupan sesuai dengan visi dan aspirasi pribadi mereka.
Meskipun ada nilai-nilai kebajikan dalam berbakti kepada orang tua, hal ini tidak menghalangi anak-anak untuk mengambil keputusan yang sesuai dengan keinginan dan nilai-nilai mereka sendiri.
Dalam perspektif Islam, berbakti kepada orang tua dianggap sebagai kewajiban, termasuk memberikan nafkah kepada mereka jika diperlukan dan berbicara dengan sopan kepada mereka. Ayat dalam Al Quran menekankan pentingnya berperilaku baik dan menghormati orang tua.
Dalam semua konteks ini, Ahmad Dhani memberikan contoh tentang bagaimana memberikan dukungan kepada anak-anak untuk mengejar impian dan ambisi mereka sambil tetap menghargai nilai-nilai kekeluargaan dan kebajikan.
Ini adalah pandangan yang mendorong pertumbuhan pribadi dan pemikiran mandiri, sekaligus menunjukkan rasa hormat yang dalam kepada orang tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Rahasia Maliq & D'Essentials Eksis 24 Tahun: Rekam Tumbuh Kembang Personel Lewat Lagu
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko