Suara.com - Membeli mobil bekas adalah hal yang susah-susah gampang. Tidak jarang pembeli mobil bekas kecewa setelah memiliki mobil itu karena ternyata kondisinya tidak sebaik ketika pertama kali membeli. Karena itu, ada sejumlah langkah yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil bekas.
1. Sesuaikan dengan anggaran anda
Langkah pertama yang paling penting adalah menyesuiakan mobil bekas yang anda beli sesuai dengan bujet. Apabila bujet anda Rp30 juta maka carilah mobil bekas yang sesuai dengan bujet tersebut.Cara yang bisa dilakukan adalah dengan melihat di iklan baris, forum di internet atau ruang pamer mobil bekas. Mobil dengan kapasitas mesin besar mungkin relatif lebih murah, tapi anda harus ingat biaya yang dikeluarkan untuk perawatam mobil dengan kapasitas mesin besar juga tidak murah.
2. Beli dari dealer atau ruang pamer
Membeli mobil bekas dari dealer atau ruang pamer (showroom) mungkin akan lebih mahal tetapi anda mendapatkan perlindungan hukum. Jadi, mobil yang dijual harus sesuai dengan deskripsi yang diberikan oleh penjual. Selain itu, anda juga bisa mendapatkan kepuasan terhadap kualitas mobil bekas yang dibeli. Apabila anda mengalami masalah dengan mobil bekas yang anda beli dari dealer atau ruang pamer, maka anda bisa langsung mengajukan “complaint”.
3. Lihat Kondisi Mobil
Apabila anda membeli mobil bekas dari penggunanya langsung dan penjual mengizinkan anda melihat mobil itu bukan di rumahnya, maka sebaiknya anda menolak. Karena, apabila ada masalah dengan mobil itu maka anda tidak tahu tempat penjual itu tinggal. Yang paling penting, jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk membeli mobil bekas. Kondisi luar mobil terkadang bisa menipu. Karena itu, perlu dicek secara keseluruhan kondisi fisik mobil.
4. Bawa mekanik sendiri
Membawa mekanik sendiri ketika membeli mobil bekas merupakan hal yang tidak kalah penting. Anda bisa mengetahui kondisi fisik mobil sebenarnya tanpa ada keragu-raguan. Aanda bisa meminta langsung pertimbangan dari mekanik itu sebelum membuat keputusan untuk membeli mobil tersebut.
5. Cek latar belakang penjual mobil
Tentu anda tidak harus melakukan investigasi mendalam terhadap penjual mobil itu. Ini bisa dilakukan dengan bertanya kepada orang terdekatnya atau mungkin salah satu anggota keluarganya. Pertanyaan yang bisa diajukan tentang pemilik mobil antara lain apakah dia sering melakukan perawatan kepada mobil itu atau tidak.
6. Bandingkan Harga
Anda harus tahu harga pasaran mobil bekas yang anda incar. Caranya dengan melihat di website atau iklan baris. Membeli mobil bekas dari pemilik biasanya jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di showroom. Namun, apabila anda lihai dalam menawar, bukan tidak mungkin harga di shoroom hanya selisih tipis dengan harga yang ditawarkan pemilik mobil bekas. (Berbagai sumber)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang