Suara.com - Kementerian Perdagangan mendukung ekspor produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia ke Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Salah satu strategi yang dilakukan dalam mendukung upaya ini yaitu dengan
melakukan kegiatan Misi Penjualan ke kawasan Amerika Utara pada 29 Maret-4 April 2014.
Misi penjualan ke kawasan Amerika Utara ini akan dirangkai dengan Pameran mamin Salon International de L'amentation (SIAL) Canada 2014 yang akan berlangsung pada 2-4 April 2014 di Montreal, Kanada, bekerja sama dengan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia.
"Misi Penjualan ini bertujuan untuk membantu perusahaan makanan dan minuman Indonesia masuk dan diterima pasar AS dan Kanada. Selain itu, juga untuk mempromosikan produk-produk Indonesia pada calon mitra bisnis di sana, serta memperkaya wawasan perusahaan sehingga dapat mempertajam strategi mereka memasuki pasar AS dan Kanada melalui berbagai kegiatan seperti seminar dan kunjungan ke pasar-pasar retail baik pasar tradisional ataupun pasar mainstream seperti Dean de luca, E-bay, dan Walmart," kata Nus Nuzulia Ishak, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, seperti dilansir dari laman Kemendag.go.id, Rabu (26/3/2014).
Nus menyampaikan bahwa SIAL Canada 2014 akan diikuti oleh 13 perusahaan Indonesia, yaitu PT. TPS Food, Sungai Budi Group, PT. Niramas Utama, PT. Anggana Catur Prima, PT. AIM Food Manufacturing Indonesia, Javaplant, PT. Fruit-ING Indonesia, PT. Quintino’s Djava, PT. Aneka Coffee Industry, PT. Cocomas Indonesia, PT. Aksara Kencana Putra, PT. Ragam Jasa Indah, dan satu perusahaan di luar sektor makanan dan minuman sebagai penunjang industri makanan dan minuman dengan memamerkan plastik ramah lingkungan berbasis tapioka, yaitu PT. Tirta Marta.
SlAL Canada, lanjut Nus, merupakan salah satu pameran makanan dan minuman terbesar di kawasan Amerika Utara dengan jumlah buyer rata-rata 14.000 orang yang berasal dari 61 negara. Tahun lalu pameran tersebut dilaksanakan di Toronto dan diikuti oleh 758 peserta dari 45 negara, diantaranya Indonesia, Malaysia, Aljazair,ltalia, Korea Selatan, Maroko, AS ,dan Meksiko. Partisipasi Indonesia pada SIAL 2013 memperoleh hasil yang cukup positif, yaitu dengan estimasi transaksi pembelian senilai USD 4,5
juta dan 300 inquiries.
Rangkaian kegiatan misi penjualan ke kawasan Amerika Utara yang berlangsung dari tanggal 29 Maret hingga 5 April 2014 ini akan diawali di New York City, AS dan Montreal, Kanada dengan mengambil format Forum Bisnis yang dirangkai dengan kegiatan One-on-One Business Matching. Kegiatan misi Penjualan ini kemudian akan dilanjutkan dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan ke Vancouver, Kanada dan Los Angeles, AS.
Berita Terkait
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
-
Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi
-
Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak