Suara.com - PT Astra International Tbk untuk kali ketiga dinobatkan sebagai Indonesia Most Admired Companies pada peringkat pertama, menyandang predikat perusahaan yang paling dikagumi di Indonesia. Penghargaan yang sama diraih pada tahun 2012 dan 2013.
PT Astra International Tbk juga meraih The First Winner In Cross-Sector Industry dan The First Winner In Miscellaneous Industry. Penghargaan ini diserahkan oleh Publisher Majalah Fortune Indonesia yang juga CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo kepada Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto di Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Dua anak usaha Astra yaitu PT United Tractors Tbk dan PT Astra Agro Lestari Tbk juga menerima penghargaan The Best 20 of Most Admired Companies dan juga masuk dalam perusahaan yang paling dikagumi di industrinya masing-masing.
“Salah satu kunci keberhasilan Astra dapat terus tumbuh dan langgeng adalah filosofi Astra, Catur Dharma sebagai dasar dari kerja keras dan kerja cerdas keluarga besar Astra yang saat ini berjumlah 197.434 karyawan dari 179 perusahaan. Ini adalah hasil kerjasama tim yang kuat, karena di Astra, tidak ada superman, yang ada adalah superteam. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama kepada Majalah Fortune Indonesia dan Hay Group yang telah melakukan survei ini,” ungkap Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto, dalam siaran pers yang diterima suara.com, Selasa (1/4/2014).
Empat butir dalam Catur Dharma yaitu Menjadi Milik Yang Bermanfaat Bagi Bangsa dan Negara, Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Pelanggan, Saling Menghargai Individu dan Membina Kerjasama serta Senantiasa Berusaha Mencapai Yang Terbaik. Selain itu, Astra juga meyakini bahwa pendekatan 3 W (Winning Concept, Winning Team dan Winning System) yang mampu memperkuat dan menjadikan manajemen Grup Astra semakin solid.
“Penghargaan ini merupakan masukan dan evaluasi bagi Astra untuk melihat kekurangan dan kelemahan sehingga dapat melakukan improvement dan inovasi di waktu yang akan datang. Sebagai aset nasional, Astra bersama Grupnya selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada para stakeholdernya, baik di bidang bisnis dan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility). Astra ingin menjadi perusahaan kebanggaan bangsa dan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia,” kata Prijono.
Metode pemilihan 20 perusahaan yang paling dikagumi ini dipilih berdasarkan perusahaan yang terdaftar di Kompas 100 dari sembilan sektor industri dan ukuran pendapatan digunakan sebagai kriteria penyeleksian.
Adapun sembilan kriteria yang digunakan, merujuk pada kriteria The World’s Most Admired Companies versi Fortune Amerika Serikat yakni kualitas manajemen, kualitas produk/jasa yang ditawarkan, inovasi, nilai sebagai investasi jangka panjang, posisi keuangan yang kuat, kemampuan menarik, mengembangkan dan mempertahankan karyawan berpotensi, tanggung jawab terhadap komunitas dan lingkungan, bijaksana dalam menggunakan aset perusahaan dan efektivitas dalam menjalankan bisnis secara regional.
Berita Terkait
-
Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah
-
Izin Dicabut Prabowo, Tambang Emas Astra di Martabe Akan Beroperasi Lagi?
-
Agincourt Resource Belum Bisa Lakukan Aksi Setelah IUP Tambang Emas Dicabut
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025
-
Harga Emas Antam Melonjak akibat Konflik Global, Kapan Waktu Terbaik untuk Membelinya?
-
Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025
-
Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal
-
Tukar Uang Baru di Bank Minimal Berapa? Ini Batas BI Jelang Lebaran 2026
-
GoTo dan Grab Guyur BHR Lebaran Rp220 Miliar
-
Fitch Ratings Turunkan Peringkat Outlook Indonesia dari Stabil ke Negatif
-
Eropa Terancam Gelap: Pipa Migas Rusia Rusak, Perang Iran Tutup Selat Hormuz
-
IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah
-
Israel Serang Wilayah Sipil Tanpa Peringatan, Harga Gas Membara