Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) membuka ruang tunggu eksekutif BRI Lounge di Bandara Internasional Kualanamu Medan, Sumatera Utara, sejak 26 Maret 2014 terutama untuk melayani nasabah BRI Prioritas yang sedang berada di bandara itu.
"Sebagai ruang tunggu penerbangan dengan konsep one stop service, BRI Lounge tidak hanya lounge untuk menikmati menu makan dan minum tetapi juga menyediakan fasilitas yang memberikan kemudahan serta kenyamanan penerbangan kepada nasabah," kata Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis, (3/4/2014).
Ali mengatakan para nasabah dapat menanti penerbangan pesawat sembari menikmati berbagai fasilitas yang disediakan secara khusus, antara lain ruang tunggu premium, ruang pertemuan, ruang refleksi, pusat bisnis, ruang untuk merokok dan mushalla.
Ia menyebutkan jumlah nasabah BRI Prioritas per Februari 2014 mencapai sekitar 30.000 nasabah dengan jumlah dana kelolaan mencapai Rp35 triliun.
Menurut dia, mobilisasi masyarakat di segmen high networth individual semakin tinggi sehingga perbankan berlomba-lomba memberikan kepuasan kepada para nasabah premium. Salah satunya melalui layanan one stop service di bandara-bandara internasional di Indonesia.
Ia juga menyebutkan bahwa BRI Lounge di Bandara Kualanamu, Medan, dipilih menjadi holding room bagi tamu negara saat peresmian bandara tersebut beberapa waktu lalu. (Antara)
Berita Terkait
-
Berapa Harga Avtur di Bandara Kualanamu? Diklaim Bobby Nasution Termahal di Indonesia!
-
Pesawat Saudi Ailines Mendarat di Kualanamu Usai Terima Ancaman Bom, Ini Kondisi Penumpang
-
Ancaman Bom Pesawat Haji Rute Jeddah-Jakarta, Bobby Nasution Ungkap Fakta Ini!
-
Teror Bom di Pesawat Haji Hingga Terpaksa Mendarat di Kualanamu, Gubernur Bobby: Kita Buat Posko
-
Libur Cuti Bersama Habis, Harga Tiket Pesawat Medan-Jakarta Rp10 Jutaan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta