Suara.com - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara menyatakan, daerah-daerah yang telah membentuk tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dan berhasil mengendalikan tingkat inflasi akan mendapatkan penghargaan.
"Akan diberikan penghargaan kepada daerah yang berhasil mengendalikan inflasi di daerahnya," kata Tirta Segara dalam sebuah diskusi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/5/2014).
Penghargaan itu, jelas Tirta, akan diserahkan pada sebuah sarasehan nasional Selasa malam (20/5/2014) di Jakarta. Acara sarasehan nasional itu digelar mendahului acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPID seluruh Indonesia yang akan digelar pada 21 Mei 2014.
"Kami mengundang seluruh kepala daerah yang daerahnya sudah memiliki TPID untuk berbagi pengalaman dalam upaya pengendalian inflasi," ujar Tirta, "Pada kesempatan sarasehan nasional ini akan diberikan penghargaan kepada daerah yang berhasil mengendalikan inflasi."
Sebelumnya Gubernur BI Agus Martowardojo menyatakan kontribusi TPID di masa mendatang diharapkan semakin meningkat seiring dengan adanya Instruksi Menteri Dalam Negeri untuk menjaga keterjangkauan barang dan jasa di daerah.
"Instruksi Mendagri tersebut memberikan dasar hukum bagi pembentukan dan pengelolaan TPID di berbagai daerah," kata Gubernur BI.
Gubernur BI menyebutkan, penerbitan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 027/1696/SJ tanggal 2 April 2013 tersebut memicu pesatnya perkembangan jumlah TPID yang hingga akhir April 2014 telah mencapai 210 TPID, yakni 33 TPID pada tingkat provinsi dan 177 TPID di tingkat kabupaten/kota.
Agus memperkirakan kontribusi TPID dalam pengendalian inflasi daerah dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat. Menurut dia, perkembangan TPID yang pesat menunjukkan besarnya perhatian dan pemahaman pemerintah daerah tentang pentingnya stabilisasi harga yang berdampak signifikan terhadap perekonomian rakyat.
"Kami memberikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri dan seluruh Kepala Daerah yang telah membentuk TPID di wilayahnya," tutur Agus.
Ia menyebutkan langkah-langkah kebijakan yang kemudian diambil oleh BI bersama pemerintah pusat dan daerah pada tahun 2013, telah berhasil menahan kenaikan harga-harga sehingga laju inflasi sampai dengan akhir 2013 dapat dijaga pada posisi "single digit", yaitu 8,38 persen.
"Dalam kaitan ini, kebijakan pemerintah daerah memberikan kontribusi signifikan dalam meredam kenaikan harga mengingat lebih dari 80 persen angka inflasi nasional bersumber dari daerah-daerah di luar Jakarta," tutup Agus. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026