Suara.com - Keterbatasan bahan baku elpiji memaksa Indonesia harus melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dana yang dikeluarkan pemerintah untuk mengimpor bahan baku elpiji juga tidak sedikit.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Susilo Siswoutomo mengatakan, setiap tahun pemerintah mengalokasikan dana 3 miliar solar Amerika atau sekitar Rp34,5 triliun
"Konsumsi elpiji kita mencapai 4,3 juta ton per tahunnya, produksi elpiji mencapai 1,3 juta ton pertahunnya, untuk itu kita perlu impor 3 juta ton pertahunnya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi elpiji di Indoneesia," kata Susilo di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (11/08/2014).
Susilo menambahkan, dana yang diperlukan untuk impor bahan baku elpiji per satu tonnya adalah 1.000 dolar Amerika atau sekitar Rp11,5 juta. Dengan kebutuhan 3 juta ton maka dana yang diperlukan untuk mengimpor bahan baku elpiji mencapai 3 miliar dolar Amerika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok
-
Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?
-
Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini