Suara.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak, menyatakan komitmen daerah itu untuk menjadi salah satu lumbung pangan di Indonesia dengan dukungan potensi besar dalam bidang pertanian.
"Pak Gubernur sudah berkomitmen Kaltim harus menjadi lumbung pangan. Untuk itu, Kaltim tidak bisa lagi menggunakan teknologi biasa, sudah harus menuju pertanian modern berbasis mekanisasi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertan) Kaltim, Ibrahim di Samarinda, Senin (18/8/2014).
Ia menyebutkan, Kaltim memiliki potensi pertanian dalam arti luas yang besar seperti potensi lahan pertanian yang sangat luas dengan kondisi tanah yang baik untuk pertanian.
Ibrahim mengatakan untuk mendukung program tersebut perlu dilakukan percepatan (akselerasi) penerapan teknologi modern dalam pengembangan pertanian dalam arti luas.
Dengan pertanian modern berbasis mekanisasi dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga para petani, yang selama ini menggunakan cara-cara tradisional.
Sebagai contoh, pertanian padi sawah yang menggunakan mekanisasi, untuk proses tanam menggunakan rice transplanter (mesin tanam bibit padi), satu hektare sawah bisa diselesaikan dalam waktu sekitar 3-4 jam, bahkan ada yang yang bisa diselesaikan dalam waktu satu jam sesuai dengan kapasitas mesin tanamnya.
"Demikian halnya untuk panen padi menggunakan mesin pemanen modern, dalam waktu sekitar tiga jam petani bisa memanen sawah seluas satu hektare. Bandingkan dengan petani yang menggunakan cara tradisional memerlukan waktu lebih lama dalam menanam ataupun memanen padi," kata Ibrahim.
Dispertan Kaltim sejak beberapa tahun lalu sudah merealisasikan beberapa program alsintan (alat mesin pertanian). Pada 2014 saja, melalui sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah didistribusikan sekitar 72 unit traktor tangan ke kabupaten di Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Ia merinci Kutai Timur didistribusikan sebanyak tiga unit traktor tangan, Penajam Paser Utara (PPU) sebanyak 50 unit, Paser sebanyak enam unit, Bulungan sebanyak delapan unit dan Nunukan sebanyak lima unit.
Selain itu, 30 unit pompa air juga telah didistribusikan untuk Kutai Kartanegara (Kukar) sebanyak sembilan unit, PPU sebanyak 15 unit dan Paser sebanyak enam unit.
Sedangkan dari APBD Kaltim, untuk 2014 akan disebar sekitar 100 unit traktor tangan, untuk Kutim 16 unit, Kukar untuk 17 unit, PPU untuk 15 unit, Nunukan sebanyak lima unit, Berau sebanyak 10 unit, Malinau sebanyak empat unit.
"Selain itu Bulungan sebanyak empat unit, Tana Tidung sebanyak dua unit dan sisanya sepuluh unit menjadi cadangan untuk provinsi yang akan didistribusikan sesuai dengan permintaan dan kebutuhan daerah," kata Ibrahim.
Selanjutnya, alsintan yang juga akan didistribusikan ke kabupaten/kota, yakni cultivator sebanyak 10 unit, power threser sebanyak 20 unit, rice milling unit/RMU sebanyak lima unit, RMU mobile sebanyak empat unit, hand sprayer sebanyak 20 unit, padi reaper sebanyak lima unit, mesin pengering padi berbahan bakar sekam sebanyak dua unit dan terpal sebanyak 200 unit.
"Itulah kesiapan kita untuk mendukung komitmen Kaltim menjadi daerah lumbung pangan," katanya.
Ia menyatakan Kaltim juga menyiapkan pencetakan sawah, optimasi lahan pertanian, pemenuhan kebutuhan pupuk dan lainnya. "Tentunya kami memerlukan dukungan dari instansi lain, terutama untuk pembangunan infrastruktur jalan usaha tani, jaringan irigasi dan lainnya," kata Ibrahim. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sangga Pangan Jakarta, Bupati Lebak Targetkan Padi PS 08 Tembus 8,7 Ton Per Hektare
-
PSN Wanam Papua Selatan Dipastikan Tak Terkait Kontroversi Film, Proyek Ketahanan Pangan Tetap Jalan
-
Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap
-
Merauke Mau Dijadikan Lumbung Pangan, Airlangga Sebut Kuncinya Perluasan Lahan
-
Pemkab Jember Menuju Swasembada Pangan, Gus Fawait Siapkan Empat Strategi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
Muncul 'Narasumber Liar' di Kasus Kematian Sutrimo, Kades Wlahar: Dia Bukan Keluarga
-
Reuni Akbar! Krakatau dan Karimata Siap Manggung di JGTC Besok Malam
-
5 Sunscreen dengan Finish Glowing Natural Terbaik sesuai Review dan Harga
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Kredit Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Bank Danamon Naik 33% di Semester I-2026
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud Perkuat Pemberdayaan UMKM
-
Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang
-
Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti