Suara.com - Pengamat Ekonomi, Faisal Basri mendesak pemerintahan yang masih dipimpin oleh SBY - Boediono dapat segera menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal itu supaya beban defisit neraca perdagangan tidak terus bertambah.
"Ya telat sehari anda kalikan 741 ribu barel kali 18 untuk dapatkan liter. Itu uang yang kita bakar setiap hari, jadi itu ongkos menunda-nunda menyelesaikan masalah," katanya usai diskusi bertemakan "Subsidi BBM, Solusi atau Masalah ?” di Ibis Budget Hotel Menteng, Jalan, HOS Cokroaminoto 79, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/9/2014).
Faisal juga mengungkapkan, subsidi BBM, ratusan triliun rupiah setiap tahunnya menyebabkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus menanggung beban berat. Keresahan pun, lanjutnya, kini tak hanya dirasakan masyarakat kelas menengah ke bawa.
"Artinya apa? Kanker sudah merembet ke mana-mana termasuk kelas menengah juga yang menderita," papar Faisal.
Faisal juga mendesak di akhir pemerintahan SBY agar menaikan harga BBM.
"Kalau beban ini tidak mau di tanggung generasi sekarang. Anda bayangkan setiap tahun, kita meng-impor 741 ribu barel setiap hari makanya saya katakan September inilah momen terbaik untuk menaikan harga BBM," pungkasnya.
"Jadi mohon dengan kerendahan hati, kebesaran jiwa, bulan ini dinaikan setidaknya Rp1.500, seelok-eloknya Rp1.800 per liter," tambah Faisal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun