Suara.com - Presiden Indonesia terpilih Joko Widodo memiliki program yang siap mengangkat industri kreatif dalam negeri secara bersama-sama untuk mendorong industri dalam negeri lebih maju.
"Jokowi akan mengangkat industri kreatif di Indonesia yang selama ini berjalan sendiri," kata Andi Talman relawan Bung Karno saat diskusi bertemakan "Perspektif industri kedepan dalam mendukung pemerintahan baru" di Savoy Homan, Bandung, Sabtu, (13/9/2014).
Ia menuturkan, Pemerintahan Indonesia oleh Jokowi dan wakilnya Jusuf Kalla (JK) akan menjalankan program peningkatan industri dalam negeri.
Upaya mendorong perindustrian dalam negeri itu, lanjut dia, Jokowi-JK akan memilih orang yang berada di kabinetnya memahami kondisi industri di Indonesia.
"Saya yakin dalam menangani peningkatan industri baik skala besar dan kecil Jokowi akan memilih orang-orang yang duduk di kabinet nanti memahami keadaan Industri di Tanah Air ini," katanya.
Ia berharap, pemerintahan baru yang dipimpin Jokowi-JK periode 2014-2019 dapat memajukan perindustrian di Indonesia, meskipun akan dihadapkan berbagai permasalahan perindustrian.
"Jokowi dihadapkan dengan berbagai permasalahan dalam meningkatkan industri tetapi saya yakin Jokowi akan mampu mengatasi kendala tersebut," kata Andi.
Ia menjelaskan, pekerjaan yang harus diselesaikan Jokowi yakni menghapus paradigma aturan-aturan pemerintah bersifat kaku dengan birokrasi yang berbelit.
Selain menjadi tugas presiden, lanjut dia, para menteri yang masuk dalam kabinet pemerintahan baru dituntut bekerja dan memahami kemana pergerakan perindustrian dunia bergerak.
"Kabinet pemerintahan yang akan datang mudah-mudahan nantinya memahami kemana jalan perindustrian dunia bergerak, dan kita harus bisa mengikutinya," kata Andi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
-
Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah
-
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?