Suara.com - Satu pekan jelang Hari Raya Idul Adha harga cabai merah di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat melonjak tinggi. Pedagang di Pasar Raya Padang, Suhardiono (38 tahun) mengatakan kenaikan harga cabai, khususnya cabai merah telah terjadi sejak sepuluh hari terakhir.
"Kenaikan harga terjadi secara bertahap mulai dari Rp20 ribu hingga harga saat ini mencapai Rp36 ribu per kilogramnya," katanya.
Suhardiono menyebutkan, harga cabai merah sebelumnya sempat normal di kisaran Rp14 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram pada dua pekan lalu. Sekitar dua hari berselang, harga menjadi naik ke angka Rp24 ribu per kilogram.
Ia mengatakan awal pekan ke empat bulan September, harga semakin tinggi di kisaran Rp30 ribu hingga 32 ribu per kilogram, dan pada saat ini sudah mencapai Rp36 ribu per kilogram atau hampir 200 persen dari harga normal.
Ia mengatakan diperkirakan kenaikan harga cabai merah akan terus berlanjut mendekati Idul Adha, dan bisa mencapai harga Rp40 ribu perkilogramnya.
Di pedagang pasar raya, tingginya harga cabai lebih cenderung disebabkan oleh berkurangnya suplai cabai ke pedagang. Biasanya, pedagang pasar raya menerima cabai dari pulau Jawa.
"Jika suplai cabai dari Pulau Jawa berkurang, maka akan berdampak kepada stok di pedagang dan juga kenaikan harga cabai," katanya.
Sementara harga kebutuhan lain seperti bawang merah dan putih cederung normal. Harga bawang merah dan putih sebesar saat ini berkisar Rp15 ribu per kilogram. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham
-
BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting
-
94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar
-
Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp26 Ribu
-
Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006
-
Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank
-
Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp2,83 Juta/Gram
-
2 BUMN Ini Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat
-
Harga Minyak Mendidih! Tembus 110 Dolar AS per Barel saat Perang Memanas