Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (Wamen ESDM) Susilo Siswoutomo khawatir jika operator-operator kelistrikan Indonesia dikuasai asing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.
"Saya terus terang tidak rela jika para operator listrik dikuasai asing," kata Susilo saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (2/10/2014).
Menurut Susilo, kekhawatiran itu timbul ketika diberlakukannya MEA, otomatis para pekerja maupun perusahaan operator listrik dari bebagai negara ASEAN akan masuk dengan mudah ke Indonesia. Oleh karena itu, jika tidak ada kesiapan dari operator listrik di Indonesia, maka bukan tidak mungkin akan dikuasai asing.
"Jika tidak ada kesiapan, maka Indonesia akan dikuasai oleh operator listrik dari negara lain," ungkapnya. Terkait hal tersehut, dia berharap, pemerintah bisa memanfaatkan pekerja maupun operator lokal secara baik untuk mampu bersaing dalam sistem keterbukaan MEA 2015, nantinya.
"Saya bukan anti-asing, tapi selama lokal bisa kenapa tidak. Keberpihakan kepada produk nasional adalah keharusan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026