Suara.com - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) langsung mengakibatkan beberapa harga bahan pokok menjadi naik, salah satunya cabai yang harganya sering mengalami fluktuasi tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Sofyan Djalil selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) mengungkapkan, seharusnya Indonesia bisa mengatasi masalah tersebut tanpa harus impor, yaitu dengan memaksimalkan suatu daerah yang mengalami surplus agar bisa memasok ke daerah yang membutuhkan.
"Harus ada jalur cepat agar cabai itu segera sampai di tangan konsumen. Cabai itu ada
persoalan struktural, masa negara agraris harus impor?" tegasnya di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Menurut Sofyan, sebenarnya masalah cabai sudah bisa teratasi sejak lama, akan tetapi selama ini tidak ada niat untuk bekerja, hanya di tataran wacana.
"Negara ini tidak ada alasan tidak bisa mengatasi masalah itu. Cuma masalahnya, kemarin itu lebih banyak bicara daripada bergerak," pungkasnya.
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, rata-rata harga cabai merah besar pada 19 November 2014 tercatat Rp 56.659/kg. Padahal sebulan sebelumnya, harga cabai merah besar masih Rp 29.557/kg.
Berita Terkait
-
Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen