Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo didampingi Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Rustam Effendi beserta Walikota dan Bupati di wilayah Provinsi Kep. Babel meresmikan pembukaan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkal Pinang.
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh segenap unsur Muspida Provinsi dan Kota, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, lembaga-lembaga di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda), perbankan, perusahaan serta tokoh agama dan masyarakat daerah Provinsi Kep. Babel.
Sebelumnya, pada 14 November yang lalu telah dilakukan penandatanganan berita acara serah terima antara Kepala Perwakilan BI Wilayah VII (wilayah koordinasi meliputi Sumatera Selatan, Kep. Babel, Bengkulu dan Lampung) dengan Kepala KPwBI Provinsi Kep. Babel, yang menandai dimulainya kegiatan operasional KPwBI Provinsi Kep. Babel.
Dalam hal pengelolaan kas yang semula dengan Kas Titipan di Bank Mandiri, sejak beroperasinya KPw Kep. Babel ini, BI dapat langsung melayani masyarakat untuk penukaran uang, setoran dan penarikan uang oleh perbankan, serta pelaksanaan layanan transfer dana antar bank baik melalui kliring ataupun melalui Real-Time Gross Settlement (RTGS) yang semula diselenggarakan oleh Bank BNI sebagai penyelenggara kliring lokal non BI.
Pembukaan KPw di Prov. Kep. Babel ini merupakan komitmen nyata BI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkesinambungan. KPw Prov. Kep. Babel ini akan berfungsi penuh secara bertahap di bidang moneter, stabilitas sistem keuangan (SSK), sistem pembayaran dan pengelolaan uang Rupiah, serta manajemen intern.
Peran BI sebagai advisor strategis Pemda, khususnya untuk mendukung upaya reformasi struktural, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah. “Kami ingin menjadikan kantor perwakilan Bank Indonesia di daerah sebagai mitra strategis bagi Pemda,” kata Agus D.W. Martowardojo, dalam siaran pers yang diterima suara.com, Kamis (27/11/2014).
Gubernur Prov. Kep. Babel, Rustam Effendi, mendukung penuh berdirinya Kantor Perwakilan BI di Provinsi Babel dan berharap dapat meningkatkan sinergi dengan Pemda sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Pada acara peresmian tersebut, sekaligus dilakukan penandatanganan MoU antara BI dengan Universitas Bangka Belitung dalam rangka pengembangan mata kuliah kebanksentralan dan bantuan dana penelitian. Hal ini sebagai wujud nyata dukungan BI di sektor pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada 10 kelompok tani dari Kabupaten Bangka Tengah.
Gubernur BI, Agus D.W. Martowardojo menambahkan, “Kami juga akan memperluas jaringan kantor Bank Indonesia di daerah, dari sebelumnya 30 provinsi menjadi 34 provinsi. Selain di Kep. Bangka Belitung, akan dibuka Kantor perwakilan baru di tiga provinsi lainnya yakni Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Utara”.
Dengan dibukanya KPw Babel, Bank Indonesia memiliki 42 Kantor Perwakilan Dalam Negeri dan 4 Kantor Perwakilan Luar Negeri, yaitu di Singapura, Tokyo, London dan New York.
Berita Terkait
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!