Suara.com - Kata Fadel, itu ide bagus.
Ketua Komisi XI DPR RI, Fadel Muhammad mengatakan pihaknya mendukung rencana pemerintah menaikkan cukai minuman ringan yang mengandung karbonasi dan pemanis.
"Kita dukung ide bagus itu karena untuk meningkatkan penerimaan negara yang berasal dari sektor cukai ini," ujar Fadel Muhammad dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (19/12/2014).
Menurut politikus senior Partai Golkar tersebut, Indonesia merupakan negara dengan pendapatan terendah dibanding negara-negara di Asia lainnya.
"Data dari World Bank, Indonesia merupakan negara dengan pendapatan terendah dibanding negara-negara di Asia, maupun yang tergabung dalam G-20. Menurut penelitian IMF, tax ratio di Indonesia adalah 10,89 persen dari PDB dan itu masih bisa ditingkatkan hingga 21,5 persen," ujar Mantan Gubernur Gorontalo itu.
Karena itu, Fadel mengusulkan ada 3 (tiga) hal yang harus diterapkan pemerintah untuk mencapai target tax ratio hingga 16 persen. Pertama, pemerintah wajib mencari pajak baru dari berbagai sumber.
"Kedua, pemerintah melakukan optimalisasi penerimaan pajak, dan terakhir memperbaiki dan mempermudah proses pembayaran pajak dari berbagai sektor," katanya.
Sebelumnya, Direktur Penerimaan Peraturan Kepabeanan dan Cukai, Susiwijono Moegiarso mengatakan pihaknya akan menambah objek barang kena cukai untuk mengejar target penerimaan negara tahun depan.
Salah satu objek barang tersebut yaitu minuman ringan karbonasi dan pemanis dengan potensi pendapatan sebesar Rp1 triliun hingga Rp2 triliun. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!
-
Kepala BGN: Pengadaan 25.000 Motor Listrik untuk Kepala SPPG
-
RKAB Batubara 2026 Hampir Rampung, Dekati Angka 600 Juta Ton
-
IHSG Justru Melorot di Sesi I, 398 Saham Merah
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi
-
Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
DJP Catat 10,85 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan hingga 6 April 2026