Suara.com - Sebanyak 25 penumpang yang menjadi korban kecelakaan pesawat Air Asia QZ 8501 dipastikan akan mendapat tambahan santunan sebesar Rp315-750 juta.
Ini dikarenakan 25 penumpang tersebut membeli asuransi tambahan selain yang diwajibkan pemerintah saat membeli tiket.
"Dari 155 penumpang, yang beli asuransi tambahan, asuransi Dayin Mitra ada 25. Sepuluh one way(satu kali berangkat), 15 beli asuransi return(pulang-pergi)," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Industri Non-Bank (OJK) Firdaus Djaelani, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2015).
Firdaus mengungkapkan, asuransi tambahan itu memberikan tambahan kompensasi Rp750 juta untuk pembelian sekali jalan dan Rp315 juta untuk pembelian pulang-pergi. Selain itu, sesuai yang tertera dalam Peraturan Menteri Hubungan No. 77 Tahun 2011, setiap maskapai wajib memberikan santunan minimal Rp1,25 miliar untuk penumpang yang meninggal akibat kecelakaan pesawat.
"Nilai pertanggungannya Rp750 juta per orang, yang returnRp 315 juta per orang, memang mereka beli beberapa kelompok tapi dapatnya tetap individual," pungkasnya.
Dengan demikian ada keluarga korban yang bisa menerima kompensasi dengan nilai total hingga Rp2 miliar atas kecelakaan pesawat yang terjadi Minggu 28 Desember 2014 lalu. Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak 40 menit setelah lepas landas dari bandara Juanda, Surabaya, pada Minggu (28/12/2014).
Pesawat yang mengangkut 155 penumpang dan 7 kru dengan tujuan Singapura itu diketahui jatuh di Selat Karimata, dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Tim SAR sudah berhasil menemukan 37 jenazah penumpang pesawat nahas tersebut.
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!