Suara.com - Assalamualaikum Mbak Sari
Saya Dewi, staf HRD di salah satu perusahaan swasta di Jakarta. Beberapa hari lalu saya dapat selebaran tentang investasi sedekah yang dikeluarkan salah satu Ustadz ternama di Indonesia. Tetapi jujur saya ragu dengan investasi sedekah itu karena modelnya hampir mirip dengan praktik money game yang sering terjadi.
Yang ingin saya tanyakan, bagaimana caranya untuk membedakan sebuah investasi itu money game atau tidak. Karena banyak teman saya yang tertarik dengan investasi sedekah itu dan mereka sangat yakin bahwa itu bukan money game karena dikeluarkan oleh Ustadz yang cukup terkenal.
Terima kasih Mbak Sari
Waalaikum salam, mbak Dewi.
Saya memang pernah mendengar penawaran berupa Investasi Sedekah yang marak pada tahun 2013 lalu, dan sekarang sudah tidak terdengar lagi kabarnya. Apakah ini yang dimaksud oleh mbak Dewi?
Saya tidak akan membahas tentang produk tersebut, tapi lebih menjelaskan mengenai ciri-ciri penipuan investasi / investasi bodong sehingga jika suatu saat Anda mendapat penawaran investasi semacam itu, dapat menghindarinya.
Suatu penawaran investasi perlu dicurigai jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Menawarkan keuntungan yang sangat tinggi / tidak wajar dan nilainya pasti. Misalkan dijanjikan keuntungan 2-5% per bulan atau 24-60% per tahun. Sebagai catatan , untuk saham yang potensi keuntungannya paling tinggi, sekitar 25-30% per tahun.
2. Tidak ditawarkan melalui media resmi, melainkan melalui online / selebaran yang sulit dilacak lokasinya.
3. Menggunakan konsep member get member, tetapi tidak ada fisik barang yang dijual belikan, kalaupun ada harganya jauh di atas harga pasar
4. Kadang menggunakan public figure, seperti pejabat, tokoh agama, dll
5. Mengaitkan investasi dengan charity / ibadah
6. Mengesankan tidak ada risiko. Setiap investasi pasti ada risikonya.
7. Tidak memiliki ijin usaha, kalaupun ada tidak sesuai antara izin dengan kegiatan usaha yang dilakukan.
Tujuan dari Investasi sangat berbeda dengan sedekah. Investasi bertujuan untuk mendapatkan keuntungan materi atas dana yang kita miliki, sedangkah sedekah lebih bertujuan untuk ibadah sehingga agak sulit untuk disatukan.
Tentunya masih banyak pilihan untuk kita bisa murni bersedekah tanpa mengharap keuntungan materi. Begitu pula dengan pilihan investasi dari lembaga resmi yang dapat dipertanggung jawabkan hasilnya. Semoga penjelasan ini bisa membantu.
Wassalam,
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. Kemandirian Finansial, Blog : Kemandirian Finansial Blog
Fanspage. MreFinancialBusinessAdvisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Mitra Rencana Edukasi – MRE Indonesia
Visit : Workshop Smart Money Game
Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory. Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat redaksi@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah