Suara.com - Halo Mbak Sari
Saya Rahman (26 tahun), belum berkeluarga dan bekerja di salah satu firma hukum di Jakarta. Saya punya rencana untuk bisa membeli rumah pada tahun depan. Saya mau minta bantuan Mbak Sari untuk membuat ilustrasi dengan gaji saya sekitar Rp7 juta per bulan, kira-kira rumah dengan harga berapa yang bisa saya dapatkan. Oh iya, saya juga mempunyai tabungan sekitar Rp30 juta yang rencananya akan saya pakai untuk uang muka. Karena harga rumah saat ini sangat mahal, jadi saya tidak terlalu masalah kalau memang hanya bisa mendapatkan di pinggiran Jakarta.
Terima kasih mbak.
Hai Mas Rahman,
Jika kita belum memiliki rumah dan tidak bisa membeli secara tunai, memang pilihan terbaik adalah mengajukan KPR ( Kredit Pemilikan Rumah).
Ada 2 pilihan dalam membeli rumah, dengan membeli rumah second atau melalui developer.
Membeli rumah second ada keuntungan, yaitu umumnya berada di lokasi yang sudah "jadi" dan untuk harga masih bisa dinegosiasikan akan tetapi Anda yang harus mengurus sendiri KPR nya. Sedangkan melalui developer, pengurusan KPR akan dibantu dan Anda diberikan illustrasi cicilan sesuai dengan jangka waktu KPR nya.
Besar cicilan KPR tergantung dari harga rumah, bunga pinjaman dan lama pinjaman (tenor). Bank mensyaratkan besar cicilan sebesar 33% dari pendapatan rutin Anda. Jadi, jika gaji Anda sebesar Rp. 7 juta, maka maks cicilan adalah Rp. 2,3 juta / bulan. Dengan mengambil tenor selama katakan 15 thn maka Anda bisa membeli rumah maksimal seharga Rp. 400 juta. Untuk mendapatkan pinjaman yang lebih tinggi, Anda harus memperpanjang tenor atau menaikkan pembayaran uang muka.
Untuk uang muka (DP) biasanya developer menetapkan 30% dari harga rumah. Ada juga developer yang mensyaratkan hanya 10 -20% dari harga rumah. Uang muka rendah biasanya untuk perumahan yang harganya rendah pula. Untuk mengurus akad kredit dan cicilan pertama, Anda juga harus menyiapkan dana sekitar Rp. 5 juta.
Semoga penjelasan ini bisa membantu Anda memperoleh rumah idaman.
Terima kasih
Sari Insaniwati, CFP
MRE Financial & Business Advisory
Mitra Rencana Edukasi, PT I Jl Musi No.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150 I T. 021- 385 6722, info@mre.co.id I www.mre.co.id, Follow us @mreindonesia, Facebook MRE Financial & Business Advisory
Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory. Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat redaksi@suara.com
Berita Terkait
-
Kesalahan Beli Rumah Lewat Developer yang Harus Diwaspadai
-
Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi agar Terhindar Jeratan Utang Sebelum Usia 35
-
Syarat Beli Rumah Pakai BPJS Ketenagakerjaan, KPR Maksimal Rp 500 Juta
-
Bukan Hal Mustahil, Ini 5 Kiat Sukses Membeli Rumah Meski Bergaji UMR
-
Tentukan Budget, Ini 6 Tips Membeli Rumah untuk Pasangan yang Baru Menikah
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak