Suara.com - Halo Mbak Sari
Nama saya Teguh, karyawan swasta di Jakarta. Saya mau tanya pemilihan investasi atau jenis tabungan jangka panjang untuk yang berpenghasilan tidak terlalu besar seperti saya. Gaji saya perbulan 4jt, istri juga berpenghasilan 4jt perbulan. Kami punya bisnis online kecil-kecilan yang profit bersihnya sekitar 2jt perbulan. Jadi total penghasilan kami sekitar 10jt perbulan.
Saya ingin bertanya jika ada investasi yang memungkinkan untuk dijalani untuk orang yang berpenghasilan seperti kami. Karena kami juga sebenarnya ingin mencicil rumah, tapi saya juga tak ingin terlalu terbebani. Bisa kasih rekomendasi dan waktu yang tepat untuk saya berinvestasi melalui apa.
Terima kasih
Apa kabar Mas Teguh?
Dalam memulai berinvestasi, kita harus menetapkan dahulu tujuan investasi dan kapan harus tercapai? Jika kita hanya menjalankan investasi tanpa ada tujuan yang jelas, maka bisa saja tercapai tapi tanpa arah dan waktu yang jelas.
Besarnya dana yang disisihkan tentunya juga berpengaruh terhadap pilihan instrumen investasi. Saya coba memperkirakan anggaran yang bisa Anda sisihkan. Idealnya anggaran keluarga adalah sebagai berikut : dari total pendapatan keluarga,
- 50% untuk biaya hidup rutin (makan, transport,
uang sekolah, listrik/tlp, gaji pegawai,dll)
- 25% untuk cicilan hutang (kpr, cicilan kendaraan, dll)
- 15 % untuk asuransi (kesehatan, jiwa, harta)
- 10 % untuk tabungan / investasi
Jika Anda mengikuti anggaran di atas, maka ada alokasi dana Rp 1 juta untuk diinvestasikan. Anda bisa memilih Reksadana Saham dan emas (logam mulia) karena bisa menghasilkan imbal hasil yang optimal dalam jangka panjang ( lebih dari 5 tahun). Jika Anda sudah memahami pergerakan saham dan modal yang tersedia sudah cukup besar, selanjutnya bisa dialihkan ke instrumen saham atau memperbesar bisnis yang sedang dijalankan.
Rencana Anda untuk mulai mencicil rumah juga tetap bisa dijalankan tanpa harus mengganggu anggaran investasi, dengan maksimal cicilan sebesar Rp. 2,5 juta per bulan. Usahakan cicilan tidak melebihi anggaran untuk memastikan tidak terjadinya kesulitan dalam pembayaran di masa datang.
Segeralah melakukan investasi secara rutin, jangan ditunda- tunda. Makin awal kita melakukan investasi maka semakin cepat juga kita mencapai tujuan keuangan.
Semoga sukses.
Sari Insaniwati, CFP
MRE Financial & Business Advisory
Mitra Rencana Edukasi, PT I Jl Musi No.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150 I T. 021- 385 6722, info@mre.co.id I www.mre.co.id, Follow us @mreindonesia, Facebook MRE Financial & Business Advisory
Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory. Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat redaksi@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN